
Orang tua berperan didik bahasa anak

Jakarta (Antarasumsel.com) - Direktur Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ella Yulaelawati mengatakan orang tua memiliki peran penting dalam mendidik bahasa anak sejak usia dini yang menentukan tata bahasa saat tumbuh dewasa.
"Anak usia dini selalu meniru kegiatan-kegiatan orang dewasa atau keluarganya, baik itu tingkah laku yang dilakukan keluarganya maupun bahasa yang diucapkan dalam kehidupan sehari-hari," kata Ella dalam acara Festival Kreativitas Anak Usia Dini 2017 di Jakarta, Rabu.
Dia menjelaskan orang tua dan lingkungan mempunyai andil besar terhadap pengetahuan bahasa yang akan dipelajari anak di berbagai lembaga formal.
Ella memaparkan proses penguasaan bahasa pertama kali pada seorang anak manusia diperoleh melalui rangsangan yang disodorkan melalui lingkungan.
Lingkungan yang dimaksud ialah keluarga, seperti ayah, ibu, kakak, nenek, kakek, atau orang-orang dewasa di sekitar anak menjadi sosok atau model yang paling dekat dan menjadi panutan bagi anak dengan karakteristik meniru.
Bahasa daerah yang disampaikan seorang ibu, kata Ella, merupakan bahasa pertama yang dikenal anak sebagai bahasa pengantar dalam keluarga atau sering disebut sebagai bahasa ibu.
Bahasa ibu yang digunakan setiap saat sering kali terbawa ke situasi formal atau resmi yang seharusnya menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Dengan begitu orang tua memegang peranan penting dalam pemerolehan bahasa pertama anak.
Oleh karena itu Ella menyampaikan agar orang tua atau pun pendidik anak usia dini menstimulasi perkembangan berbahasa anak secara optimal melalui kegiatan-kegiatan yang secara langsung maupun tidak langsung dalam kehidupan sehari-hari.
Badan Pendidikan, Keilmuan, dan Budaya PBB (UNESCO) mencatat ada 6.912 bahasa ibu di seluruh dunia.
Indonesia menduduki peringkat kedua terbanyak dengan 741 bahasa setelah Papua New Guinea yang memiliki 820 bahasa.
Organisasi nonprofit dalam bidang bahasa "Summer Institute of Linguistics" menyebutkan peringkat bahasa dengan jumlah penutur terbanyak di Indonesia ialah bahasa Jawa dengan 75,6 juta penutur, bahasa Sunda 27 juta penutur, bahasa Indonesia sebagai bahasa utama yang digunakan sebanyak 17,1 juta penutur, bahasa Madura 13,7 juta penutur, bahasa Minangkabau 6,5 juta penutur, bahasa Batak 6,2 juta penutur, dan bahasa Bali 3,8 juta penutur.
Penutur bahasa Indonesia yang digunakan sebagai bahasa kedua setelah bahasa ibu sebanyak 140 juta penutur.
Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2026
