
Ujian Nasional SMP berbasis komputer di Sumsel minim

Palembang (ANTARA Sumsel) - Pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer atau "Computer Based Test/CBT" tingkat Sekolah Menengah Pertama di wilayah Sumatera Selatan pada 9-12 Mei 2016 ini masih sangat minim.
Berdasarkan data, hanya ada enam Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri dan dua SMP swasta di Kota Palembang, serta satu sekolah swasta di Kabupaten Ogan Ilir yang menerapkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), kata Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Selatan, Widodo, di Palembang, Selasa.
Sembilan sekolah yang menerapkan ujian nasional berbasis komputer di antaranya SMP Negeri 1, SMPN 4, SMPN 9, dan sekolah swasta yakni SMP Kusuma Bangsa, SMP Indo Global Mandiri (IGM) di Palembang, dan SMP Raudhatul Ulum di Kabupaten Ogan Ilir.
Jika melihat jumlah sekolah yang melaksanakan ujian nasional mencapai 2.370 SMP/MTs negeri dan swasta di provinsi ini dengan jumlah peserta 133.960 siswa, sekolah yang memiliki kemampuan melaksanakan ujian dengan menggunakan komputer sangat sedikit.
Melihat kondisi tersebut, pihaknya berupaya mendorong sekolah tersebar di 17 kabupaten dan kota yang memungkinkan menggelar UNBK untuk melakukan persiapan, dan secara bertahap mulai meninggalkan ujian dengan mengunakan kertas (Paper Based Test/PBT), katanya.
Dia menjelaskan, secara keseluruhan pelaksanaan UN baik yang menggunakan kertas maupun berbasis komputer, hingga hari kedua ini berjalan dengan baik sesuai jadwal ditetapkan.
Pelaksanaan UN tersebut akan terus dilakukan pengawasan secara ketat, sehingga jika terjadi masalah yang dapat mengganggu kelancaran dan ketertiban pelaksanaannya bahkan mengancam kemurnian hasil ujian dapat segera diatasi, ujar Widodo.
Pewarta: Yudi Abdullah
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2026
