Logo Header Antaranews Sumsel

BPMPT permudah urus perizinan melalui layanan online

Kamis, 3 Desember 2015 14:39 WIB
Image Print
Petugas Kantor Pelayanan Perizinan Tepadu (FOTO ANTARA)

Muaraenim, Sumsel (ANTARA Sumsel) - Kantor Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Kabupaten Muaraenim Sumatera Selatan mulai tahun 2016

berupaya mempermudah mengurus segala bentuk perizinan dengan menyediakan layanan online.

Dengan dibukanya website atau online Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BPMPT) itu, bagi warga yang ingin mengurus perizinan bisa diakses secara online, kata Kepala Bidang Pelayanan Perizinan Terpadu BPMPT Muaraenim, Haris Munandar, Kamis.

Dikemukakannya, dengan pelayanan secara online ini dalam pengajuan perizinan tidak perlu harus datang ke kantor BPMPT, cukup dengan mengakses melalui internet dan dapat mempersingkat waktu layanan serta menghemat biaya.

"Kita nanti akan membuka website BPMPT yang bisa diakses warga untuk mengurus perizinan secara online. Sistem online bisa lebih menghemat waktu, hemat biaya, masyarakat tidak perlu repot-repot lagi datang ke BPMPT yang lokasinya jauh," katanya.

Menurut dia, dalam pelaksanaan di lapangan, BPMPT Muaraenim sudah melakukan sosialisasi perizinan bagi masyarakat di 10 kecamatan di kabupaten itu sepanjang tahun 2015.

Dikatakannya, sosialisasi dan penyuluhan perizinan ini bertujuan agar masyarakat memahami proses perizinan secara rinci, dengan harapan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Muaraenim.

Dijelaskannya, untuk pencapaian PAD tahun 2015, BPMPT Muaraenim memenuhi target di akhir November 2015.

Beberapa sektor PAD dari perizinan Hinder Ordonantie (HO) Pemkab Muaraenim tahun 2015 mencapai Rp3,2 miliar, atau melebihi target hanya Rp1,1 miliar.

Sementara, rencana tahun 2016 target PAD dari HO akan ditingkatkan dari Rp1,1 miliar menjadi Rp2,1 miliar.

Ia yakin, dengan pelayanan sistem online yang mudah diakses seluruh masyarakat ini, akan dapat membantu pencapaian target peninggkatan target PAD dari izin HO.

Selanjutnya, PAD dari IMB diakhir November 2015 mencapai Rp3,8 miliar, atau sudah mendekati target sebesar Rp4 miliar .

Ia memperkirakan, pada Desember 2015 diprediksi PAD dari IMB dapat melebihi target.



Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026