Logo Header Antaranews Sumsel

Kuliner khas Palembang penyemarak berbuka puasa

Senin, 22 Juni 2015 15:07 WIB
Image Print
Ragit kuliner khas Palembang sajian berbuka puasa (Foto: antarasumsel.com/ Evan Ervani/15)

Palembang (ANTARA Sumsel) - Regit adalah kuliner khas Palembang yang menyerupai roti jala dari India, bentuknya segitiga seperti dadar guling disantap dengan kuah menyemarakkan suasana berbuka puasa Ramadhan.

Ragit salah satu makanan khas berasal dari Palembang ibukota Sumatera Selatan banyak dicari oleh warga khususnya di bulan suci Ramadhan sebagai santapan saat berbuka puasa, kata Ny Mardiah, pembuat kue ragit di Palembang, Senin.

Menurut dia, makanan khas tersebut setiap bulan Ramadhan banyak dicari warga yang akan disajikan dengan kuah kari serta taburan cabai dan bawang goreng.

Dijelaskannya, ragit terbuat dari olahan tepung terigu, telur serta garam dicampur rata menjadi adonan, selanjutnya dimasukkan ke dalam cetakan corong, kemudian dimasak hingga matang.

Selanjutnya, adonan yang telah matang tersebut dibentuk menyerupai jala berbentuk segitiga, dan dalam memasak diperlukan kecepatan tangan agar ragit tidak gosong saat memanggangnya di atas bara api.

Setelah masak dipanggang, ragit tersebut siap dihidangkan dengan tambahan kuah kari daging, kemudian ditambahkan cabai sudah diiris serta bawang goreng sebagai penyedap rasa saat disantap berbuka puasa.

Mengenai harga jual, menurut Mardiah, kalau hari-hari biasa Rp2.000 per porsi, sedangkan selama Ramadhan ini menjadi Rp3.000 per porsi, dimana permintaan ragit meningkat dari 50 porsi pada hari-hari biasa, menjadi 100 porsi di bulan puasa.

Menjual ragit, disamping menjadi berkah tersendiri, juga turut melestarikan kuliner khas Palembang, karena sekarang ini warga tidak banyak lagi tertarik membuat salah satu makanan khas tersebut, katanya.

Ia menambahkan, ragit selain murah juga biasanya menjadi menu buka puasa yang sangat disukai oleh warga Palembang keturunan Arab.



Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026