
RS Siloam siap layani peserta BPJS

Palembang (ANTARA Sumsel) - Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang mempersiapkan diri untuk dapat melayani pasien peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan baik dalam pelayanan maupun fasilitas.
"Saat ini gedung dan tenaga medis yang masih belum sepenuhnya siap bagi kami untuk mulai menerima pasien BPJS sehingga perlu segera dipersiapkan," Ungkap Direktur Rumah Sakit Siloam Sriwijaya, dr Benutomo dijumpai usai pembukaan Munas persatuan Perawat Nasional Indonesia di Palembang, Jumat.
Menurutnya, ketersediaan kamar saat ini yang berjumlah 135 unit masih belum mumpuni bagi RS Siloam untuk melayani pasien peserta BPJS.
"Kami menargetkan 200 kamar untuk dapat optimal melayani pasien BPJS sesuai UU berhak atas kapasitan 20 persen dari fasilitas kamar yang ada," ungkap dia.
Kamar untuk pelayanan BPJS nantinya akan rapi tersedia bagi pasien kelas satu hingga kelas tiga.
"Kendala berat kami lainnya adalah keterbatasan jumlah sumber daya manusia yang kompeten di bidang kesehatan ini," ujar dia.
Sementara, merekrut tenaga medis seperti perawat sangat tidak mudah, karena kualitas sumber daya manusia harus dikedepankan bagi rumah sakit yang ingin mendapatkan klasifikasi kelas B ini.
"Dari 10 pelamar seringkali kita hanya menerima satu di antaranya, melihat dari kecakapan dan kualitas individu," katanya.
Menurut dia, RS Siloam Sriwijaya saat ini diperkuat dengan kurang lebih 180 tenaga perawat dan berharap ke depan bisa memantapkan diri dengan 200 tenaga perawat yang kompeten dan berstandar internasional.
Untuk tenaga dokter dan spesialis tercatat saat ini berjumlah kurang lebih 130 orang.
Menurut dia, melayani pasien BPJS merupakan hal baru dan sangat menantang.
"Untuk ini kami harus dengan matang mempersiapkan segala sesuatunya, baik pendataan dan berbagai kendala yang menanti di depan," kata dia.
Sampai saat ini pihak RS Siloam Sriwijaya masih belum berani menetapkan kapan BPJS terbuka di rumah sakit berstandar internasional itu.
"Harapan kami dalam tahun 2015 atau tahun depan tentunya pelayanan pasien BPJS sudah benar-benar harus terealisasi," katanya.
Pewarta: Oleh Fenny Selli
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
