
Panwaslu OKU butuh kantor baru

Baturaja (ANTARA Sumsel) - Panwaslu Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan saat ini membutuhkan kantor sekretariat baru, karena kantor yang lama di Jalan A Yani Baturaja dinilai kurang layak ditempati.
"Lokasi kantor lama kurang representatif, jadi kita saat ini masih mencari kantor sekretariat baru yakni menyewa tempat di daerah Air Paoh," kata Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Ogan Komering Ulu (OKU), Jaka Irhamka di Baturaja, Senin.
Ia menegaskan, bukannya mereka tidak mau menempati kantor Panwas yang lama, tetapi dinilai kurang representatif, namun demikian tidak mengganggu kinerja panwas.
"Saat ini di samping mencari kantor baru juga masih mengurus anggota kesekretariatan dan tenaga pendukung serta anggaran," tegas Jaka.
Disamping itu, Panwaslu setempat akan segera melakukan road show untuk audensi degan muspida yang dijadwalkan mulai, Selasa (28/4).
Sementara, di KPU OKU sudah mulai sibuk melakukan perekrutan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), sedikitnya sekarang ini sudah 162 orang mendaftar.
"Dari 162 orang calon PPK itu akan kita seleksi dan diambil 60 orang, karena masing-masing kecamatan dibutuhkan lima otang," kata anggota KPU oku Divisi Teknis Erwin Suharja bersama Divisi Logistik Imanuddin.
Menurut Erwin, partisipasi pendaftar tertinggi dari Kecamatan Baturaja Timur sebanyak 22 orang, Baturaja Barat 20 orang dan pendaftar dari Lengkiti yakni hanya delapan orang.
Mengenai honor PPK, menurut dia, direncanakan naik. Untuk ketua dari Rp1 juta perbulan menjadi Rp1,25 juta dan anggota dari Rp1 juta menjadi Rp 1,1 juta. Ini rencana, bisa bertambah bisa juga berkurang, katanya.
Sesuai PKPU No 3 pasal 18 tahun 2015 Tentang Tata Kerja, KPU dan Pembentukan Panitia Pemilihan yang dituangkan dalam surat edaran KPU nomor 183/kpu/iV/2015, maka anggota PPK tidak boleh dua periode.
"Bagi yang sudah dua kali periode tidak akan diterima menjadi PPK," tegasnya.
Pewarta: Oleh Edo Permana
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
