Logo Header Antaranews Sumsel

BNN Lubuklinggau tes urine di lapas

Sabtu, 7 Maret 2015 11:11 WIB
Image Print
Tes Urine (Foto Antarasumsel.com/13/Nila Fuadi/Aw)

Lubuklinggau (ANTARA Sumsel) - Badan Narkotika Nasional Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, melakukan tes urine secara dadakan terhadap seluruh pegawai Lembaga Pemasyarakatan Lubuklinggau untuk mengetahui pegawai yang mengkonsumsi narkoba.

"Ada tiga dari 64 orang karyawan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) terindikasi positif narkoba", kata Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Lubuklinggau M Basir SM, Sabtu.

Ia mengatakan tes urine itu dilakukan, Kamis(5/3), sekitar pukul 10.00 WIB, dimulai dari Kepala Lapas Lubuklinggau Musnani dan diikuti pejabat dan karyawannya.

Target tes urine itu seluruh pegawai lapas yang berjumlah 70 orang, namun empat orang di antaranya sedang tugas ke luar kota.

BNN melaksanakan tes urine di Lapas Lubuklinggau bekerja sama dengan Kepala Lapas untuk menindaklanjuti instruksi Presiden Jokowi bahwa mulai 2015 petugas Lapas zero narkoba.

Dalam operasi itu BNN mengerahkan sepuluh petugas dan tenaga medis yang profesional.

"Alat pengetesnya Imprezo dijamin berkualitas tinggi atau nol kesalahan kecuali alat itu `expired`," kata Basir.

Kepala Lapas Lubuklinggau Musnani mengatakan anak buahnya yang diketahui positif mengkonsumsi narkoba akan ditindak sesuai aturan.

Proses hukum terhadap pegawai yang terindikasi mengkonsumsi narkoba akan tindaklanjuti berkoordinasi dengan BNN.

"Bila memang terbukti pecandu tidak akan ditutup-tutupi dan akan diproses hukum," katanya.

Menurut dia, tes urine ini dilakukan sebagai wujud komitmen dari Presiden Jokowi dan Menkumham dalam memerangi narkoba dan mengantisipasi penggunaan narkoba di kalangan pegawai Lapas.

"Kita mengharapkan seluruh pegawai Lapas Lubuklinggau bebas narkoba, khususnya para pejabatnya, karena akan dilakukan tes urine secara rutin dan dadakan," tandasnya.



Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026