Logo Header Antaranews Sumsel

Legislator: Pilkada satu putaran hemat anggaran

Senin, 16 Februari 2015 15:59 WIB
Image Print

Palembang (ANTARA Sumsel) - Anggota Komisi III DPRD Sumatera Selatan Muchendi Mazhareki menilai kalau pemilihan kepala daerah dilaksanakan satu putaran akan menghemat anggaran.

Anggota Komisi III DPRD Sumatera Selatan Muchendi Mazhareki menyampaikan hal itu di Palembang, Senin ketika ditanya mengenai adanya kesepakatan pelaksanaan Pilkada satu putara.

Menurut dia, dengan Pilkada satu putaran justru lebih bagus, karena tentunya akan bisa menghemat anggaran yang selama ini dikeluarkan pemerintah.

Selain itu, lanjutnya, kalau di Sumsel jarang terjadi Pilkada dilaksanakan dua putaran, kecuali Pilkada gubernur dua putaran dan ini terjadi, karena ada sesuatu dan lain hal namun bukan perbedaan perolehan suara yang tipis.

Sementara mengenai ditiadakannya uji publik dalam Pilkada, ia mengatakan, sebenarnya uji publik itu tetap ada hanya saja namanya berbeda.

Dari dulu Komisi Pemilihan Umum (KPU) mempunyai tahapan-tahapan pertama pengenalan, kemudian penyampaian visi dan misi calon kepala daerah.

"Itu semua termasuk dalam uji publik, karena pada saat penyampaian visi misi calon di DPRD tentunya masyarakat bisa melihatnya," ujarnya.

Sementara anggota Komisi V DPRD Sumsel, Rizal Kenedi menyatakan, kalau dirinya setuju jika Pilkada dilaksanakan satu putaran.

"Setuju, dengan begitu APBD tidak terbebani, sedangakan kalau dilaksanakan dua putaran tentunya biaya yang dikeluarkan bisa dua kali lipat," tutur wakil rakyat tersebut.

Tujuh daerah yang akan menggelar Pilkada di Sumsel yakni Ogan Ilir, Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Timur, OKU Selatan, Musirawas dan dua daerah pemekaran yakni Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali) dan Musirawas Utara (Muratara).



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026