
DPRD OKU bentuk kelengkapan dewan

Baturaja (ANTARA Sumsel) - DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan segera membentuk alat kelengkapan dewan, sehingga jadwal kerja wakil rakyat tersebut bisa berjalan dengan baik.
Oleh karena itu DPRD Ogan Komering Ulu (OKU) segera mengadakan rapat pimpinan untuk membahas alat kelengkapan dewan, kata Kabag Hukum Sekretaris Dewan DPRD OKU, Alfarizi di Baturaja, Rabu.
Dijelaskannya, setelah dibentuknya alat kelengkapan dewan, maka bisa dikatakan jadwal kerja selanjutnya akan dilakukan pembahasan APBD OKU.
Ia mengakui, pembahasan APBD ini sedikit terlambat, namun tetap bisa dilakukan pada Januari 2015.
"Pembahasan APBD saya rasa masih bisa dilakukan, walaupun semestinya sesuai aturan 31 Desember lalu sudah dibahas," tegasnya.
Mengenai fraksi-fraksi belum mengajukan susunan komposisi alat kelengkapan dewan, Alfarizi membenarkan hal itu.
Dikemukakannya, dari tujuh fraksi tak ada satupun yang sudah mengajukan komposisi untuk alat kelengkapan dewan.
"Saya tidak paham mengapa belum, sehingga ditunggu saja apa yang menjadi putusan dewan, karena kami bagian sekretaris dewan sifatnya hanya melaksanakan apa menjadi keputusan dewan. Jadi kita tidak bisa mendahului," katanya.
Sementara, Ketua KPU OKU, Naning Wijaya saat ditanya mengenai APBD yang belum dibahas, mengaku tidak ambil pusing akan hal itu, karena tidak terlalu berdampak kepada Pilkada OKU nantinya.
Ia menjelaskan, mereka sudah melakukan pra persiapan Pilkada langsung. Misalnya, pengajuan anggaran sebesar Rp26 miliar.
Terkait belum dibahasnya APBD OKU, kata Naning, tidak akan mempengaruhi pelaksanaan Pilkada OKU, jika ditetapkan secara langsung.
"Dari konsultasi kita ke pemerintah daerah, dana pelaksanaan Pilkada masih bisa diadakan dengan mengacu kepada anggaran lama," katanya.
Namun demikian, pihaknya akan laporkan dan melakukan koordinasi ke KPU provinsi, karena masih ada waktu untuk membahas APBD dan paling lambat dilaporkan ke KPU Provinsi 25 Januari mendatang mengenai dibahas atau tidaknya APBD OKU," ujarnya.
Pewarta: Oleh Edo Permana
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
