Logo Header Antaranews Sumsel

Wako optimistis BPR segera beroperasi

Kamis, 29 Mei 2014 21:19 WIB
Image Print
Wali Kota Palembang Romi Herton (Foto Antarasumsel.com/14/Nila Fuadi/Aw)

Palembang (ANTARA Sumsel) - Wali Kota Palembang Romi Herton mengaku optimistis Bank Perkreditan Rakyat milik pemkot setempat segera beroperasi yang ditargetkan diluncurkan, 23 Juni 2014.

"Bank Perkereditan Rakyat (BPR) Pendanaan Sarana Rakyat (Pasar) didedikasikan untuk usaha mikro kecil mendapatkan pinjaman dana modal mengembangkan kegiatan produksi UMKM," kata Romi Herton di Palembang usai mendengar paparan persiapan peluncuran BPR Pasar, Kamis.

Menurut dia, BPR Pasar yang merupakan anak perusahaan milik pemkot PT SP2J akan menjembatani modal usaha bagi UMKM tanpa bunga dan agunan.

Pinjaman tersebut diberikan dengan nilai Rp5 juta sampai Rp10 juta per usaha dengan jangka waktu pengembalian setahun, tambahnya.

Ia mengatakan, tahap awal pemkot akan menyalurkan kredit pinjaman lunak sebesar Rp5 miliar atau asumsinya jika setiap nasabah meminjam Rp10 juta maka akan ada 500 usaha mikro kecil yang mengunakan fasilitas tersebut.

Secara bertahap setelah melalui evaluasi pihaknya akan meningkatkan jumlah penyertaan modal untuk pinjaman kepada pelaku usaha, katanya.

Dia menjelaskan, guna mendapatkan pinjaman tersebut pelaku usaha dipastikan menjalankan kegiatan secara kontinu.

Rekomendasi untuk UMKM yang meminjam modal merupakan hak prerogratif Camat karena tim di kecamatan dan kelurahan melakukan verifikasi peminjam, ujarnya.

Sementara Direktur Utama BPR Pasar Armansyah menambahkan, sampai kini pihaknya memastikan operasional bank itu telah siap.

"Hanya, kami masih menunggu keputusan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait dengan kelengkapan syarat operasional yang masih belum keluar," katanya.

Dia menjelaskan, pihaknya menjadwalkan 23 juni sudah diluncurkan tetapi kunci keputusan OJK.

Pengurusan di OJK sudah memasuki tahap akhir tinggal melengkapi anggaran dasar dan rumah tangga.



Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026