
Pemkab di Sumsel belum dirikan PPLD

Palembang (ANTARA Sumsel) - Seluruh pemerintah kabupaten/kota di Sumatera Selatan belum mendirikan Pusat Pelatihan dan Latihan Daerah, meskipun Dinas Pemuda dan Olahraga tingkat provinsi telah mengimbau dengan melayangkan surat resmi sejak satu tahun lalu.
"Hingga kini belum ada satu pun kabupaten/kota yang memiliki Pusat Pelatihan dan Latihan Daerah (PPLD), lantaran itu Dispora menargetkan setidaknya terdapat tiga hingga lima daerah benar-benar merealisasikan pada 2014," kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumsel Saidina Ali di Palembang, Minggu.
Ia mengemukakan, PPLD itu diharapkan menjadi pusat pembinaan atlet-atlet pelajar dan mahasiswa di kabupaten/kota dengan menempatkan setidaknya enam hingga sepuluh orang atlet dalam suatu asrama. Hal ini yang diperkirakan menjadi kendala perealisasian PPLD.
"Para atlet PPLD ini diharapkan menjadi cikal bakal atlet andalan daerah," ujarnya.
Adapun atlet cabang olahraga yang direncanakan dibina PPLD di antaranya pencak silat, karate, wushu, bulu tangkis, anggar, dan lain-lain.
Sementara ini, ia menambahkan, Sumsel telah menjalankan Pusat Pembinaan Latihan Pelajar (PPLP) dengan membina sebanyak 30 orang atlet dari cabang olahraga karate, anggar, loncat indah, bulu tangkis, pencak silat dan atletik.
Sedangkan, untuk Pusat Pelatihan dan Latihan Mahasiswa hanya membina atlet karate dan anggar, karena dipandang Kemenpora lebih berpotensi dibandingkan cabang olahraga lain.
"Tujuan dari PPLM sendiri yakni membina atlet berstatus mahasiswa agar tidak terhenti prestasinya. Pada umumnya, atlet PPLM ini merupakan jebolan dari PPLP," katanya.
Pewarta: Oleh: Dolly Rosana
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
