
Daftar pemilih khusus Sumsel bertambah

Palembang (ANTARA Sumsel) - Daftar Pemilih Khusus (DKP) Pemilu Legislatif 9 April 2014 di Sumatera Selatan bertambah atau menjadi 38.184 orang dari yang sebelumnya 27.228 orang.
"Berdasarkan hasil rapat koordinasi bersama dengan 15 KPU kabupaten/kota pada 1 April 2014 menetapkan 38.184 Daftar Pemilih Khusus (DPK)," kata Komisioner KPU Sumatera Selatan, Ahmad Naafi di Palembang, Rabu.
Menurut dia, DPK yang mencapai ribuan didominasi Kota Palembang mencapai 8.174 orang disusul Kabupaten Ogan Komering Ilir sebanyak 5.135 dan Kabupaten Muaraenim mencapai 4.051 orang.
Ia mengatakan, DPK merupakan pemilih yang tidak terdaftar di DPT dan DPTb (daftar pemilih tambahan) dan berhak memberikan suaranya di TPS yang berada di wilayah RT/RW atau nama lain sesuai alamat yang tercantum dalam KTP atau identitas lain atau paspor.
"Pemilih ini tercatat di DPK dan berhak memilih di TPS sesuai dengan identitasnya seperti KTP atau KK," katanya.
Ia menyatakan, bagi masyarakat yang akan memilih namun tidak terdaftar di DPT, DPKTb dan DPK dapat memberikan suaranya di TPS pada 9 April 2014 sesuai dengan alamat di KTP atau KK dan petugas PPS akan mencatatnya pada Daftar Pemilih Khusus Tambahan (DPKTb) dan pemilih dapat mencoblos satu jam sebelum
pemungutan suara berakhir.
Sementara itu mengenai ketersediaan surat suara yang memiliki cadangan hanya dua persen dari DPT ia mengimbau, petugas PPS untuk segera mendata DPK, DPKTb dan bisa mendistribusikan pemilih tersebut kepada TPS terdekat bila surat suara masih tidak mencukupi.
"Koordinasi PPK, PPS dan KPU kabupaten/kota wajib dilakukan untuk mengantisipasi masalah ini," ujarnya.
Sebelumnya, Anggota Komisi Pemilihan Umum Sumatera Selatan Liza Lizuarni mengatakan, untuk DPK di Sumsel tercatat sekitar 27.228 orang dan dari jumlah itu yang paling banyak di Kota Palembang mencapai 7.001 orang.
Data DPK itu baru sementara, kemungkinan besar berubah lagi, bertambah lagi, karena akan ditetapkan kembali untuk tingkat provinsi Sumsel pada 1 April 2014, katanya.
Pewarta: Oleh: Susilawati
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
