Logo Header Antaranews Sumsel

Kematian Paul Walker "malapetaka" bagi 'Fast & Furious'

Rabu, 22 Januari 2014 13:58 WIB
Image Print
Paul Walker (Reuters)
..... ini adalah malapetaka. Itu adalah hal terburuk yang bisa menimpa sebuah film......

(ANTARA Sumsel) - Paul Walker memang sudah meninggal dalam kecelakaan mengenaskan pada November tahun lalu, tapi dia tetap menjadi tokoh sentral di sekuel ketujuh 'Fast & Furious'. Tapi lawan main aktor tersebut, Kurt Russell, menggambarkan kepergiannya sebagai "malapetaka" bagi film itu.

"Mereka harus menulis ulang, mereka harus melakukan segala cara untuk menangani situasi tersebut. Dengar, ini adalah malapetaka. Itu adalah hal terburuk yang bisa menimpa sebuah film," ungkap Kurt kepada Associated Press di perhelatan Sundance Film Festival pada pekan ini. "Tapi itu tidak seburuk dengan apa yang terjadi pada Paul.

Jadi tergantung bagaimana kita memandangnya. Dia adalah seorang pria luar biasa. Dan hidup selalu penuh dengan hal-hal tak terduga."

Kurt berada di festival di Park City, Utah itu untuk mempromosikan dokumenter tentang tim bisbol milik ayahnya 'The Battered Bastards of Baseball'.

Aktor berusia 62 tahun itu, berperan sebagai ayah Dominic Toretto (Vin Diesel) di 'Fast & Furious', mengungkapkan bahwa waktu syutingnya hanya tersisa satu hari lagi ketika mobil sport Paul bersama temannya Roger Rodas mengalami kecelakaan dan meledak di dekat Santa Clarita.



Pewarta:
Editor: AWI-SEO&Digital Ads
COPYRIGHT © ANTARA 2026