
IPSI Sumsel fokus cetak atlet putri

Palembang (ANTARA Sumsel) - Ikatan Pencak Silat Indonesia Provinsi Sumatera Selatan fokus mencetak pesilat putri menyusul kekosongan atlet berprestasi dalam beberapa tahun terakhir.
"Sumsel sektor putri memang kekurangan saat ini, padahal peluang untuk meraih medali sangat terbuka jika dibandingkan putra yang tingkat persaingannya terbilang sangat ketat. Dalam beberapa tahun ke depan, Sumsel fokus untuk mencetak pesilat putri," kata Ketua Harian Ikatan Pencak Silat Indonesia Provinsi Sumatera Selatan HM Akib di Palembang, Selasa.
Ia mengemukakan, salah satu upaya nyata yang akan dilakukan organisasinya yakni dengan menggelar sirkuit secara berkesinambungan setiap tidak bulan.
Sirkuit itu sendiri direncanakan dimulai pada awal tahun 2014 yang akan mengikutsertakan seluruh perguruan pencak silat di Sumsel.
"Kompetisi dipandang sebagai satu-satunya solusi untuk mendapatkan kembali pesilat-pesilat berbakat karena kevakuman yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir sangat berimbas pada prestasi. Padahal potensi sangat luar biasa mengingat jumlah pesilat Sumsel sendiri telah mencapai ribuan," ujarnya.
Sementara, Pelatih Pusat Pendidikan Latihan Pelajar Sumsel cabang olahraga pencak silat Azhari mengatakan kekosongan pada sektor putri itu lantaran sejumlah atlet andalan telah memilih pensiun.
Hal ini menjadi kerugian tersendiri mengingat pesilat putri Sumsel mampu berbicara pada kancah nasional PON XVII di Kalimatan Timur 2008 dengan menorehkan medali emas atas nama Yessy Rosdiana.
Namun prestasi Sumsel itu tidak dapat dipertahankan setelah pada PON XVIII di Riau tahun 2012 hanya meraih satu medali perunggu atas nama Deni Aprisandi.
Akan tetapi, menurutnya, Sumsel telah memiliki seorang atlet putri masa depan yakni Marlina (17) yang diprediksi bakal menjadi andalan daerah pada PON dan ajang tingkat nasional lainnya.
Harapan itu tertumpu pada Marlina lantaran telah dua kali meraih medali emas ajang Asian School Games yakni tahun 2011 dan tahun 2012. Kemudian, pada Kejurnas 2012 di Jambi meraih medali emas, dan pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional di Riau 2011 juga meraih medali emas.
"Harapan tentunya tertumpu pada Marlina karena telah berprestasi cukup baik pada usia muda, jadi harus benar-benar dibina karena suatu prestasi tidak bisa terlahir dengan cara instan," katanya.
Pewarta: Oleh: Dolly Rosana
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
