
Nelson Mandela dikebumikan di Qunu

(ANTARA Sumsel) - Afrika Selatan mengebumikan Nelson Mandela pada Minggu, membuat demokrasi multiras yang dia cetuskan kehilangan inspirasi hidup. Mantan Presiden Afrika Selatan itu memiliki mimpi untuk mewujudkan 'Rainbow Nation' ideal yang mengedepankan kemakmuran bersama.
Peraih Nobel perdamaian itu, yang ditahan di penjara Apartheid selama 27 tahun sebelum muncul untuk menyampaikan khotbah tentang pengampunan dan rekonsiliasi, dimakamkan di rumah leluhurnya di Qunu. Beliau dimakamkan dengan menggabungkan upacara militer dan upacara klannya, Xhosa abaThembu.
Saat peti mati diturunkan ke makam yang dikelilingi karangan bunga, tiga helikopter militer terbang dengan mengibarkan bendera Afrika Selatan.
Untuk memberikan penghormatan, meriam ditembakkan sebanyak 21 kali, suaranya menggema di sekitar bukit Eastern Cape, sebelum jet tempur terbang dengan membentuk formasi di atas bukit.
"Kamu benar-benar melalui perjalanan panjang untuk mewujudkan kebebasan, dan saat ini kamu sudah mencapai kebebasan utama di dalam pelukan Sang Pencipta," ujar pendeta mileter Jenderal Monwabisi Jamangile di tempat pemakaman, tempat tiga anak-anak Mandela juga dikebumikan.
Pewarta:
Editor: AWI-SEO&Digital Ads
COPYRIGHT © ANTARA 2026
