
PT Medco raih proper emas tiga tahun berturut-turut

....Pada 2013 sungguh menjadi tahun penuh prestasi dan kebanggaan bagi pengelolaan lingkungan di wilayah operasi Medco E&P....
Palembang (ANTARA Sumsel) - PT Medco E&P Indonesia melalui Blok Rimau, Sumatera Selatan berhasil menjadi perusahaan industri minyak dan gas bumi pertama di Indonesia meraih Proper Emas dalam tiga tahun berturut-turut.
Apresiasi tertinggi dalam penilaian kinerja lingkungan hidup yang diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) pada blok ini berkat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
"Blok Rimau meraih Proper Emas sejak tahun 2011, 2012 dan 2013," kata Senior Manager of Relations PT Medco E&P Indonesia Teguh Imanto dalam siaran pers yang diterima antarasumsel.com di Palembang, Rabu.
Ia menjelaskan, enam blok PT Medco berpartisipasi dalam penilaian proper pada tahun 2013 yakni Blok Kampar (Riau), dimana Pemerintah baru saja menugaskan kembali Medco menjadi operator sementara selama enam bulan atau sejak tahun 2010 hingga tahun ini secara berturut-turut telah meraih empat kali peringkat Proper Hijau.
Prestasi Blok South Sumatra Extension di Sumatera Selatan sama dengan Blok Kampar meraih peringkat hijau empat kali berturut-turut.
Kemudian Blok Tarakan (Kalimantan Utara) tiga kali berturut-turut meraih peringkat Proper Hijau pada periode tahun 2011 hingga 2013. Pada 2013 menjadi tahun kedua Blok Sembakung (Kalimantan Utara) meraih Proper Hijau setelah berhasil meraih peringkat yang sama pada 2012.
Sementara bagi Blok Lematang (Sumatera Selatan) pada 2013 ini adalah tahun pertama memperoleh peringkat Proper Hijau.
"Pada 2013 sungguh menjadi tahun penuh prestasi dan kebanggaan bagi pengelolaan lingkungan di wilayah operasi Medco E&P," katanya.
Penghargaan proper ini diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya pada malam Anugerah Lingkungan Hidup di Jakarta, 10 Desember 2013.
Peringkat ini diberikan setelah melalui serangkaian tahapan penilaian yang dimulai sejak bulan Mei 2013 untuk penilaian mandiri (self assesment) dan kunjungan lapangan sebagai penilaian ketaatan, penilaian kriteria hijau pada Oktober 2013.
Kemudian penilaian dan verifikasi lapangan untuk kriteria Proper Emas pada November 2013. Seluruh tahapan ini dilakukan oleh tim Kementerian Lingkungan Hidup, Badan Lingkungan Hidup Daerah, serta perwakilan universitas.
Menurut dia, berbagai upaya yang dilakukan Blok Rimau seperti program efisiensi energi, konservasi air hujan, termasuk program pengembangan tanaman padi SRI organik dan budidaya lele organik yang selama ini sejalan dengan apa yang dipersyaratkan dalam proper sehingga mengantarkan blok ini kembali meraih Proper Emas.
Seluruh program-program tersebut dilaksanakan atas persetujuan Satuan Kerja Khsus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) sebagai wakil pemerintah.
Di masa mendatang, SKK Migas dan Medco E&P berkomitmen untuk terus mempertahankan keunggulan kinerja pengelolaan lingkungan sehingga seluruh usaha yang dilakukan bermanfaat tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi masyarakat sekitar dan bangsa Indonesia. (rel/I016)
Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
