Logo Header Antaranews Sumsel

Sebanyak 15.020 kasus ISPA ditemukan di Palembang selama Agustus 2026

Jumat, 4 September 2026 20:05 WIB
Image Print
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, Fenty Aprina. ANTARA/Edo Purmana

Palembang (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang, Sumatera Selatan selama periode Agustus 2026 menangani sebanyak 15.020 kasus penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat kabut asap.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, Fenty Aprina di Palembang, Jumat mengatakan bahwa dampak kabut asap mulai terasa pada sektor kesehatan dengan banyaknya kemunculan kasus ISPA.

"Selama satu bulan periode Agustus 2026 tercatat sebanyak 15.020 kasus ISPA yang muncul di Kota Palembang," katanya.

Dia mengatakan, selama periode tersebut kualitas udara di Kota Palembang berada di level tidak sehat hingga banyak masyarakat yang terjangkit ISPA.

Hanya saja, dari jumlah kasus tersebut tidak ditemukan adanya pasien meninggal dunia akibat ISPA.

Dia menjelaskan, penyakit ISPA merupakan infeksi akut yang menyerang satu komponen saluran pernafasan tepatnya di bagian atas seperti hidung, sinus, faring, dan laring.

Penyakit ini sangat mudah menular dan bisa dialami oleh semua kalangan, khususnya para lansia dan anak-anak apalagi saat musim kemarau karena banyak debu beterbangan yang memicu ISPA mudah menyebar luas.

Sebagai upaya pencegahan, kata dia, saat ini pihaknya menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta selalu menjaga lingkungan sekitar agar tetap bersih.

"Masyarakat juga kami minta menggunakan masker sebagai cara yang efektif agar terhindar dari penyebaran ISPA, terutama saat musim kemarau," ujarnya.



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026