Logo Header Antaranews Sumsel

Tim Basket Sumsel targetkan medali Pomnas

Selasa, 26 November 2013 20:26 WIB
Image Print
Tim Bola Basket Putri Sumsel Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional XIII di Yogyakarta, 24 November-1 Desember 2013. (Foto Antarasumsel.com/13/Humas KONI Sumsel)
"Target awal lolos pool dulu untuk melaju ke babak semifinal. Tim bertekad masuk dalam jajaran tim terbaik di Indonesia," kata Pelatih Basket Sumsel Arifin Hanasian.

Palembang (ANTARA Sumsel) - Tim basket putri Sumatera Selatan menargetkan meraih medali pada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional XIII di Yogyakarta, 24 November-1 Desember 2013.

"Target awal lolos pool dulu untuk melaju ke babak semifinal. Tim bertekad masuk dalam jajaran tim terbaik di Indonesia," kata Pelatih Basket Sumsel Arifin Hanasian yang dihubungi dari Palembang, Selasa.

Cabang olahraga bola basket putri diikuti sembilan provinsi yang dibagi dalam tiga pool (babak penyisihan).

Sumsel sendiri tergabung dalam pool Y besama Sulawesi Utara dan Yogyakarta. Kemudian pool X dihuni Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat, serta pool Z terdiri atas DKI Jakarta, Papua, dan Sumatera Barat.

Dari sembilan tim ini, hanya peringkat pertama pada pool dan runner up saja yang berkesempatan melaju ke babak semifinal, Kamis (28/11).

Sumsel sendiri memiliki peluang untuk juara pool setelah pada pertandingan perdana, Senin (25/11), meraih kemenangan telak atas Sulut dengan skor 87-32.

"Anak-anak bermain sangat baik. Sejak kuarter pertama sudah unggul telak 22-2," katanya.

Untuk mencapai target menjuarai pool Y itu, tim yang diperkuat Annisa Safajrin dan kawan-kawan ini bersiap menghadapi tantangan dari tim tuan rumah Yogyakarta, Rabu (27/11).

Kemenangan menjadi harga mutlak jika ingin lolos ke babak semifinal, karena secara otomatis Sumsel akan jadi juara pool Y.

Sebaliknya, jika kalah maka Sumsel masih harus bergantung pada tim lain untuk menentukan posisi runner up.

"Kita tetap targetkan meraih kemenangan lawan Yogyakarta. Namun kalaupun hasil berkata lain, saya kira masih berpeluang jadi runner-up," ujarnya.

Pelatih Basket STMIK MDP Palembang ini tetap mengingatkan anak asuhnya untuk tidak meremehkan lawan meski kekuatan timnya terbilang lebih unggul.

"Faktor dukungan penuh penonton diprediksi akan menambah semangat tim tuan rumah. Pemain tidak boleh menganggap enteng lawan dan tetap fokus di sepanjang pertandingan," katanya.

Sementara, tim basket putra Sumsel harus mengakui keunggulan tim-tim dari pulau Jawa setelah menelan dua kekalahan secara beruntung.

Kekalahan pertama saat bertemu Jatim, Senin (24/11), yang berakhir dengan skor 39-78, dan atas Papua dengan skor 40-80.

Dua kekalahan itu menjadikan Sumsel terdampar pada posisi akhir pool D dan gagal melaju ke babak perempatfinal.

"Tim putra kita sudah gugur. Memang sejak awal tidak mematok target pesaing sangat berat," ujarnya.



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026