Logo Header Antaranews Sumsel

Persani Sumsel arahkan mantan atlet ke aerobik

Kamis, 24 Oktober 2013 15:57 WIB
Image Print
Sejumlah peserta lokal sedang berlatih menjelang Kejuaraan Senam Aerobik Asia di Palembang, Oktober 2012. (Foto Antarasumsel.com/Feny Selly)
.....Atlet senam artistik telah memiliki dasar, baik secara teknik maupun fisik sehingga tidak sulit jika menekuni nomor senam aerobik gymnastik....

Palembang (ANTARA Sumsel) - Persatuan Senam Seluruh Indonesia Sumatera Selatan mengarahkan para mantan atlet senam artistik menekuni cabang olahraga aerobik untuk mengoptimalkan peluang meraih medali pada PON XIX di Jawa Barat tahun 2016.

"Atlet senam artistik telah memiliki dasar, baik secara teknik maupun fisik sehingga tidak sulit jika menekuni nomor senam aerobik gymnastik. Saat ini, Persani Sumsel mengarahkan para mantan atlet ke aerobik menyusul pembatasan usia bertanding di PON yakni maksimal 25 tahun (putri) dan 30 tahun (putra)," kata Pelatih Senam Aerobik Gymnastik Sumatera Selatan Kristin Mesach di Palembang, Kamis.

Ia mengemukakan, saat ini Sumsel dihadapkan permasalahan kesulitan mencetak atlet aerobik gymnastik, mengingat para penggemar olahraga aerobik lebih suka bergelut pada senam aerobik maraton.

Keengganan itu, menurutnya cukup beralasan mengingat senam aerobik gymnastik memiliki tingkat kesulitan yang tinggi dan rawan cedera, sehingga sangat membutuhkan kosistensi atlet dalam berlatih selama bertahun-tahun.

"Setidaknya harus berlatih tiga hingga empat jam dalam satu hari jika ingin mendapatkan hasil maksimal dan bersaing pada pentas nasional. Namun, kenyataan di lapangan para penggemar olahraga aerobik seperti para instruktur lebih memilih yang mudah saja," ujar wasit bersertifikat internasional ini.

Sementara ini, Sumsel hanya memiliki tiga orang atlet senam gymnastik yang mulai berlatih sejak enam bulan lalu.

Ketiga atlet berusia 20 tahun ke atas itu berlatih di bawah bimbingannya di Star Fitness Palembang, untuk dipersiapkan mengikuti Kejurnas Desember 2013 dan PON XIX tahun 2016.

"Target awal ketiga atlet ini yakni ikut Kejurnas sembari meningkatkan kemampuan untuk mengikuti PON," katanya.

Ketua Harian Persani Sumsel Dhenie Zainal menambahkan, Sumatera Selatan kesulitan mendapatkan bibit-bibit atlet senam aerobik gymnastik meski sanggar kebugaran telah menjamur sejak beberapa tahun terakhir.

"Senam aerobik dipertandingkan itu berbeda dengan latihan-latihan yang ada di sangar-sangar kebugaran. Peminat senam aerobik memang banyak tapi yang mau jadi atlet sangat minim," katanya.

Ia menambahkan, Sumsel sendiri sempat berpartisipasi pada senam aerobik gymnastik pada PON XV di Surabaya, Jawa Timur, tahun 2000. Sebaliknya, senam aerobik maraton senantiasa menuai prestasi membanggakan dalam beberapa tahun terakhir dengan masuk tiga besar pada Kejuaraan Nasional.



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026