
Ratusan rumah warga Lebak terbakar

Lebak (ANTARA Sumsel) - Ratusan rumah di kawasan padat penduduk di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Kamis, terbakar yang diduga akibat hubungan pendek arus listrik.
"Peristiwa kebakaran yang melanda perkampungan padat penduduk di Pasir Bedeng, Rangkasbitung, tidak ada laporan korban jiwa," kata Ketua Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Muklis.
Menurut dia, kebakaran tersebut berawal api dari salah rumah warga diduga akibat hubungan pendek arus listrik.
"Kebakaran itu diperkirakan berjumlah ratusan kepala keluarga yang terpaksa mengungsi ke rumah saudara maupun tetangga yang selamat dari amukan si jago merah itu," katanya.
Sebagian besar perabotan rumah tangga dan barang berharga lainya tidak bisa diselamatkan karena kobaran api begitu cepat.
Apalagi, tiupan angin begitu kencang, sehingga sulit dipadamkan, terlebih terbatasnya mobil pemadam kendaraan milik Pemerintah Kabupaten Lebak.
"Saya kira kebakaran yang menimpa warga Pasir Bedeng Rangkasbitung masuk terbesar sepanjang tahun 2013," katanya.
Hingga kini, pihaknya terus melakukan evakuasi karena kobaran api hingga pukul 21.30 WIB belum bisa dipadamkan.
Petugas pemadam kebakaran dan masyarakat bersama-sama memadamkan kobaran api, namun tiupan angin sangat kencang.
"Kami mengutamakan para korban kebakaran tidak kelaparan dengan memberikan bantuan makanan," katanya.
Sementara itu, sejumlah warga korban kebakaran mengaku seluruh perabotan rumah tangga dan barang berharga lainya ludes terbakar api.
Mereka para korban kebakaran hanya pakaian yang melekat di badan karena khawatir terjebak kobaran api.
"Kami tidak berani menyelamatkan perabotan rumah tangga karena kobaran api begitu cepat," kata Karni, salah seorang warga korban kebakaran yang mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.
Pewarta: Oleh: Mansyur
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
