Logo Header Antaranews Sumsel

Warga Gelumbang Raya Muara Enim diminta waspada debu kemarau pemicu ISPA

Selasa, 18 Agustus 2026 20:00 WIB
Image Print
Ilustrasi - Pengendara melintasi jalan berdebu di Jalan Trans Palu Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (7/8/2026). ANTARA FOTO/Muhammad Rifki/bar/hma

Palembang (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Kecamatan Gelumbang Raya, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan waspada terhadap penyebaran debu akibat kemarau yang dapat menimbulkan penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

"Cuaca di wilayah Gelumbang Raya masih didominasi berawan hingga panas," kata Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumsel, Wandayantolis di Palembang, Selasa.

Dia mengatakan, kondisi cuaca dan iklim untuk wilayah Gelumbang Raya pada 18 Agustus 2026 berkisaran antara 24 hingga 36 derajat Celsius.

Menurut dia, kondisi tersebut masuk kategori kering yang berpotensi memicu debu berterbangan dan peningkatan titik panas (hotspot).

Sementara puncak musim kemarau di wilayah Sumatera Selatan ini juga disertai tingkat kelembapan udara sekitar 39 hingga 89 persen.

"BMKG memberikan peringatan dan imbauan bahwa puncak kemarau masuk dalam kategori kering dan rentan debu atau kabut asap tipis," katanya.

Ia mengimbau masyarakat agar sebisa mungkin membatasi aktivitas di luar ruangan supaya tidak terpapar debu dan kabut asap.

Jika terpaksa harus ke luar rumah, kata dia, sebaiknya menggunakan alat pelindung diri (APD) berupa masker dan kacamata.

"Hal itu dilakukan untuk menghindari penyebaran penyakit seperti ISPA akibat banyak menghirup debu dan kabut asap," ujarnya.



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026