
Karhutla Gunung Bromo: Titik api Probolinggo padam, Pasuruan masih dipadamkan

Probolinggo (ANTARA) - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo yang berada di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur sudah padam, Rabu.
Dua titik api masih dilakukan pemadaman hingga Selasa (11/8) yakni di P30 di Probolinggo dan Dingklik di Pasuruan karena lokasinya berada di tebing yang sulit dijangkau secara manual dan petugas gunakan metode water bombing dengan mengerahkan tiga helikopter.
"Alhamdulillah informasi yang kami dapat bahwa di kawasan P30, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo sudah tidak terlihat titik api dan yang masih menyala di kawasan Dingklik, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan," kata Oemar di Probolinggo.
Menurutnya, dari total 34 titik api sebelumnya, masih ada satu titik api di kawasan Dingklik yang belum padam dan semua petugas dikerahkan untuk melakukan pemadaman karhutla kawasan Taman Nasional Bromo, Tengger, Semeru (TNBTS) di Kabupaten Pasuruan.
"Semua potensi dari BPBD sudah diturunkan mulai dari kendaraan Damkar dari Surabaya, Malang, Nganjuk, Jombang, Kabupaten/Kota Pasruan, Mojokerto, dan Probolinggo untuk fokus di Pasuruan," tuturnya.
Sebelumnya Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menargetkan pemadaman karhutla Gunung Bromo bisa tuntas pada Jumat (14/8) karena tiga unit helikopter dikerahkan untuk menjangkau titik api yang sulit dikendalikan dari darat.
"Titik api di kawasan P30 Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo serta wilayah Dingklik di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan terpantau kondisi medan yang berupa tebing dan sulit dijangkau membuat pemadaman secara manual menghadapi kendala," katanya.
Ia menjelaskan pemerintah menargetkan titik api di kawasan TNBTS dapat dituntaskan secepatnya karena sejumlah helikopter yang digunakan dalam operasi pemadaman akan dialihkan untuk membantu penanganan kebakaran di lokasi lain.
"Total luas kawasan yang terdampak karhutla Bromo hingga Selasa (11/8) mencapai sekitar 889 hektare. Area terbakar tersebut tersebar di empat wilayah, yakni Kabupaten Probolinggo, Lumajang, Malang dan Pasuruan,” katanya.
Tim gabungan terus berjibaku untuk memadamkan karhutla yang berada di kawasan TNBTS dan diharapkan tidak muncul titik api baru, sehingga masyarakat juga diimbau tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu potensi kebakaran.
Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
