
Peserta ISG membengkak jadi 38 negara

Jakarta (ANTARA Sumsel) - Jumlah negara peserta Islamic Solidarity Games (ISG) 2013 di Palembang setelah turunnya Keputusan Presiden (Keppres) baru terkait pelaksanaan pesta olahraga negara Islam itu, ternyata terjadi penambahan jumlah negara peserta, kata Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo.
"Sebelumnya jumlah negara yang ikut hanya 25 saja. Tapi saat ini peserta Islamic Solidarity Games (ISG) membengkak menjadi 38 negara," kata Menpora di sela "Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani di Lingkungan Kemenpora di Jakarta, Rabu.
Menurut dia, membengkaknya jumlah peserta ini berkaitan dengan adanya kepastian berupa keluarnya Keppres baru ISG No 23/2013 per Juli lalu yang merupakan perubahan dari Keppres No 15/2012.
Keppres baru ini, kata dia, merupakan dasar hukum untuk pelaksanaan ISG di Palembang. Sedangkan Keppres No 15/2012 merupakan dasar pelaksanaan ISG di Pekanbaru Riau. Namun, pelaksanaan pesta olahraga negara Islam itu dipindah karena belum siapnya sang tuan rumah.
Selain belum siapnya infrastruktur untuk ISG yang sedianya dilakukan 7-16 Juni lalu, pemindahan lokasi ini juga berkaitan dengan status Gubernur Riau Rusli Zainal yang tersangkut kasus hukum.
"Peserta ini berdasarkan laporan dari ISSF mendaftar secara langsung dan beberapa negara lainnya melalui online. Ini menunjukkan perkembangan yang sangat bagus," katanya menambahkan.
Menpora menambahkan, keluarnya Keppres baru ini tidak hanya disambut baik oleh calon peserta tetap juga ISSF. ISSF menilai keluarnya Keppres merupakan salah satu bentuk keseriusan tuan rumah Indonesia untuk menggelar pesta olahraga negara-negara Islam ini.
"ISSF senang karena Indonesia sudah resmi menjadi tuan rumah ISG ke III setelah keluarnya Keppres baru," kata Menpora yang juga seorang ahli telematika itu.
Sesuai dengan rencana ISG 2013 akan mempertandingkan 13 cabang olahraga diantaranya adalah sepak bola, wushu, bola voli, taekwondo, bulutangkis, aquatik, basket, panahan dan tenis.
Pesta olahraga negara-negara Islam ini akan dipusatkan di Kompleks Jakabaring Sport City Palembang. Namun ada tiga cabang yang digelar luar komplek yaitu bola voli, wushu dan basket.
Khusus untuk dana, Kemenpora telah menganggarkan sebesar Rp131 miliar. Dana ini berkurang karena terjadi penghematan anggaran di setiap departemen. Kemungkinan besar dana akan mendapatkan dari pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Sedangkan negara yang akan terlibat langsung di antaranya Malaysia, Brunei Darussalam, Arab Saudi, Qatar, Iran, Bahrain, Uni Emirat Arab, Mesir Kuwait dan Yaman.
Pewarta: Oleh: Bayu Kuncahyo
Editor: AWI-SEO&Digital Ads
COPYRIGHT © ANTARA 2026
