Logo Header Antaranews Sumsel

Tiga kota Sumsel diguyur hujan lebat

Senin, 6 Mei 2013 00:00 WIB
Image Print
Badan Meteorologi, Klimatologi Dan Geofisika (BMKG) (Antarasumsel.com)

Palembang (ANTARA Sumsel) - Kabupaten/kota di Sumatera Selatan berpotensi mengalami hujan lebat disertai petir dan angin kencang.

"Ketiga kota itu yakni Kayu Agung, Pangkalanbalai, dan Martapura dengan suhu udara berkisar 23-32 derajat Celcius, kelembaban udara berkisar 62-98 persen, kecepatan angin sekitar 30 kilometer per jam dengan arah angin menuju tenggara," kata Kasi Observasi dan Informasi Stasiun Klimatologi Kenten BMKG Sumsel, Indra Purnama, di Palembang, Minggu.

Sedangkan kondisi cuaca di kota Sumsel lainnya diprakirakan lima kota hujan ringan dan tujuh kota berpotensi hujan dengan intensitas sedang.

Kelima kota yang diprakirakan hujan ringan yakni Palembang, Musi Rawas, Tebingtinggi, Lubuklinggau, dan Prabumulih.

Kota yang diprakirakan diguyur hujan ringan itu memiliki suhu udara berkisar 24-33 derajat Celcius, kelembaban udara berkisar 58-97 persen, kecepatan angin sekitar 30 kilometer per jam dengan arah angin sebagian besar menuju selatan kecuali Kota Palembang dan Prabumulih, arah angin daerah ini menuju tenggara.

Sementara tujuh kota Sumsel lainnya yang diprakirakiran hujan sedang adalah Kota Baturaja, Muara Enim, Lahat, Sekayu, Muaradua, Indralaya, dan Pagaralam dengan suhu udara berkisar 23 hingga 33 derajat Celcius, kelembaban udara berkisar 60-97 persen, kecepatan angin sekitar 30 kilometer per jam dengan arah angin sebagian besar menuju tenggara kecuali Kota Lahat rah angin daerah ini menuju selatan, katanya.

Dijelaskannya, pada awal hingga pertengahan Mei 2013, provinsi berpenduduk sekitar 8,5 juta jiwa ini memasuki musim pancaroba atau peralihan dari musim hujan ke kemarau.

Kondisi cuaca yang bisa terjadi dan perlu diwaspadai pada musim pancaroba ini antara lain angin kencang hingga puting beliung, hujan lebat secara tiba-tiba yang sebarannya tidak merata.

Melihat prakiraan cuaca tersebut masyarakat diimbau untuk mewaspadai kemungkinan timbulnya bencana dampak negatif turunnya hujan lebat disertai kilat dan angin kencang pada musim pancaroba tersebut, kata Indra pula.



Pewarta:
Editor: AWI-SEO&Digital Ads
COPYRIGHT © ANTARA 2026