
Dokter acara tv "Survivor' Prancis bunuh diri tak tahan kritik

Paris (ANTARA/Reuters) - Seorang dokter yang bekerja untuk acara reality televisi "Survivor" versi Prancis, pada Senin diketahui telah bunuh diri dan meninggalkan pesan dalam surat yang mengatakan ia dikritik dengan tidak adil mengenai kematian seorang peserta.
Thierry Costa(38) bunuh diri di Kamboja, lokasi pembuatan pertunjukan "Koh-Lanta" yang pekan lalu ditangguhkan karena kematian Gerald babin, seorang kontestan acara itu akibat serangan jantung, kata televisi TF1.
Catatan bunuh diri Costa dimuat utuh dalam laman TF1 isinya mengatakan bahwa media "menduga dan menuduhnya dengan tidak adil" atas perawatan yang diberikan kepada Babin.
Banyak media dalam laporannya mengkritik jumlah waktu yang diperlukan untuk menangani Babin(25) setelah korban jatuh pingsan.
"Dalam beberapa hari terakhir nama saya telah ternoda di media ... saya tentu saja merawat Gerald dengan semestinya, sebagai seorang pasien, bukan sebagai kontestan," tulis Costa dalam catatan terakhirnya yang juga disiarkan dalam pemberitaan televisi.
TF1 mengutip keterangan produser pertunjukan Adventure Line Production (ALP) bahwa tindakan bunuhdiri Costa hendaknya dapat menggerakkan hati mereka yang sudah menuduh dan memberi komentar sepihak untuk bertanggungjawab.
Costa yang merupakan spesialis perawatan darurat, sudah menghabiskan empat musim reality show terlama di Perancis itu, yaitu acara yang menguji daya tahan peserta untuk "bertahan hidup" di pulau tak berpenghuni dan bersaing melakukan serangkaian tantangan.
Seorang jaksa di kota Creteil, pinggiran Paris, mulai melakukan penyelidikan atas kematian Babin pekan lalu.
Penerjemah: M. Dian
Pewarta:
Editor: AWI-SEO&Digital Ads
COPYRIGHT © ANTARA 2026
