Logo Header Antaranews Sumsel

Satelit NOAA deteksi 223 titik panas di Sumatera

Kamis, 21 Februari 2013 12:28 WIB
Image Print
Ilustrasi - Titik api (Antarasumsel.com/ist)

Pekanbaru (Antara Sumsel) - Satelit "National Oceanic and Atmospheric Administration" (NOAA) 18 mendeteksi kemunculan sebanyak 223 titik panas (horspot) di daratan Sumatera selama Februari 2013.

"Kemunculan titik panas terbanyak selama Februari berada di Riau dengan jumlah mencapai 136 titik," kata analis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Warih Budi Lestari, di Pekanbaru, Kamis.

Kemudian titik panas kata dia juga muncul di Aceh yakni empat titik dan di Sumatera Utara terdeteksi ada sebanyak 17 titik.

Di Sumatera Barat menurut dia juga sempat muncul sebanyak 11 titik panas dan untuk Jambi terdeteksi ada sekitar 16 titik serta di Sumatera Selatan terdeteksi sekitar 11 titik.

"Untuk Bengkulu hanya ada satu titik panas sepanjang Fabruari 2013 dan untuk Lampung ada sekitar enam titik," katanya.

Kemunculan "hotspot" menurut pendeteksian Satelit NOAA, kata Warih, juga ada di Bangka Belitung yakni mencapai tiga titik dan Kepulauan Riau sempat muncul sekitar enam titik panas.

Khusus untuk Provinsi Riau, demikian Warih, kemunculan titik panas tersebar hampir seluruh wilayah kabupaten dan kota, namun terbanyak berada di Kabupaten Bengakalis dengan jumlah mencapai 37 titik.

"Sebanyak 37 titik panas itu muncul pada tanggal 1 dan 2 Februari 2013," katanya.

Sementara untuk Kabupaten Pelalawan sempat terdeteksi ada sebanyak 26 'honspot' dan Kabupaten Indragiri Hilir ada sebanyak 21 titik.

Kemudian untuk di Kabupaten Siak, satelit sempat mendeteksi sebanyak 16 titik panas dan di Kabupaten Meranti ada sebanyak enam titik serta Kampar ada lima titik.

"Selanjutnya satelit juga mendeteksi kemunculan titik panas di Kabupaten Kuantan Singingi yakni sekitar dua titik dan Rokan Hilir ada sepuluh," katanya.

Untuk Kabupaten Rokan Hulu sempat terdeteksi empat titik panas dan Kota Dumai ada sembilan titik, sementara Rokan Hilir ada sebanyak sepuluh titik.

"Kemudian untuk Kabupaten Indragiri Hulu dan Kota Pekanbaru sepanjang Februari 2013 masih nihil atau tidak terdeteksi titik panasm," demikian Warih. Fazar Muhardi. (FZR)




Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026