Kue keranjang tertinggi meriahkan karnaval Pekan Budaya Tionghoa

id Pekan Budaya Tionghoa 2013, kue keranjang

Kue keranjang tertinggi meriahkan karnaval Pekan Budaya Tionghoa

Ilustrasi (FOTO ANTARA)

Yogyakarta (Antara Sumsel) - Panitia penyelenggara Pekan Budaya Tionghoa 2013 sudah menyiapkan kejutan pada penyelenggaraan tahun ke delapan, yaitu menghadirkan kue keranjang tertinggi yang akan diarak saat karnaval pada Sabtu (23/2) malam.

"Karena menjadi kue keranjang tertinggi, maka kue keranjang yang disusun menyerupai bentuk gunungan tersebut akan mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (Muri)," kata Koordinator Seksi Karnaval Pekan Budaya Tionghoa (PBTY) 2013 Bekti di Yogyakarta, Senin.

Menurut dia, tinggi kue keranjang yang akan diarak pada karnaval tersebut disesuaikan dengan angka tahun baru China 2564, yaitu sekitar 2,5 meter yang tersusun dari sebanyak 6.666 buah kue keranjang.

Pemilihan jumlah kue keranjang pun didasarkan pada shio ular yang merupakan shio keenam dari total 12 shio pada kalender China. Selain itu, angka pada tahun 2013 apabila dijumlah juga enam.

"Pada gunungan kue keranjang tersebut juga akan dihiasi oleh empat ekor ular yang menandakan rejeki berlipat-lipat," lanjutnya yang menyebut sedang berusaha menyelesaikan pembuatan kue keranjang di Perkumpulan Budi Abadi.

Gunungan kue keranjang yang akan diarak pada saat karnaval tersebut akan dibagikan kepada masyarakat. "Nanti akan ada petugas yang akan membagikannya, sehingga masyarakat tidak perlu berebutan," katanya.

Setelah karnaval yang menampilkan gunungan kue keranjang tertinggi, akan dilanjutkan  "The 2nd Jogja Dragon Festival". Kedua kegiatan tersebut akan digelar di sepanjang Jalan Malioboro hingga Titik Nol Kilometer.

Jogja Dragon Festival tersebut memperebutkan Piala Raja Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X serta uang tunai dengan total Rp30 juta.

Setidaknya sudah ada 11 peserta yang menyatakan siap tampil dalam festival tersebut seperti Panbers, Isakuiki, Naga Selatan, Putera Mataram, Naga 403, Nabayo/Naga Birawa, Naga Doreng Yonarhanudse 15 dari Semarang, Guntur Naga Api Armed 11 Pustrap, Sembilan Naga, Liong Hok Bio dari Magelang dan Lung Shen Hwee dari Salatiga.

"Naga terpanjang se-Asia yang dimiliki Yogyakarta juga akan ditampilkan dalam festival tersebut. Panjangnya 134 meter," kata Ketua Umum PBTY 2013 Tri Kirana Muslidatun.

Selama kegiatan karnaval dan festival naga, akan ada penutupan di sejumlah ruas jalan seperti Jalan Bhayangkara menuju Jalan Pasar Kembang, Jalan Kleringan ke Jalan Abu Bakar Ali, Jalan Sudirman ke Jalan Suroto, Kridosono ke Jalan Abu Bakar Ali, Jalan Mataram ke Jalan Malioboro, Jalan Brigjen Katamso-Jalan Sultan Agung-Jalan Suryotomo ke Jalan Senopati, Jalan Ahmad Dahlan ke Jalan Senopati dan Jalan Ibu Ruswo ke Jalan Wijilan.

Penutupan akan dilakukan pada Sabtu (23/2) mulai pukul 18.15 WIB hingga pukul 23.30 WIB.

Selain kegiatan karnaval, PBTY 2013 juga akan menghadirkan berbagai kegiatan lain yang dipusatkan di Jalan Ketandan pada 20-24 Februari. Selama kegiatan berlangsung, Jalan Ketandan akan ditutup mulai pukul 16.00 WIB hingga 23.00 WIB.

(E013)


Editor: Awi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar