Logo Header Antaranews Sumsel

Harga buah impor di Palembang naik

Senin, 18 Februari 2013 20:35 WIB
Image Print
Buah-buahan lokal dan impor dipajang di pasar swalayan. (Foto Antarasumsel.com/13/Yudi Abdullah)

Palembang (Antara Sumsel) - Harga sejumlah buah-buahan yang didatangkan dari luar negeri naik menyusul adanya kebijakan pemerintah menetapkan ketentuan impor hortikultura secara ketat beberapa bulan terakhir.

Sejumlah pedagang buah impor di Palembang, Senin mengatakan, sejak penghujung 2012 hingga sekarang terjadi beberapa kali kenaikan harga buah-buahan.

Kenaikan harga buah impor tersebut berdasarkan informasi dari agen pemasok ke kios pedagang buah di sejumlah pasar tradisional dan toko buah segar karena besarnya bea masuk dan biaya operasional dampak ketentuan baru impor hortikultura itu, kata Imron salah seorang pedagang buah di pasar Cinde Palembang.

Menurutnya, harga buah-buahan impor beberapa bulan terakhir naik secara bertahap dan bervariasi berkisar Rp5.000 hingga Rp20.000 per kilogram.

"Sebagai gambaran apel fuji premium dijual Rp42.000 per kg padahal sebelumnya Rp30.000 per kg, pir xiang lie Rp44.000 per kg sebelumnya Rp38.000 per kg, dan sunkis navel Rp42.000 per kg naik dari sebelumnya yang hanya Rp23.000 per kg," ujarnya.

Sementara Agus pedagang buah yang memiliki toko buah segar di kawasan Jalan Basuki Rahmad Palembang mengatakan, sejak diberlakukannya ketentuan baru impor buah, jumlah pembeli sedikit mengalami penurunan karena harga jual buah yang didatangkan dari luar negeri itu cukup mahal.

Harga jual buah impor mengalami kenaikan yang cukup drastis karena bea masuk mengalami kenaikan hingga 50 persen lebih dan persyaratan yang ditetapkan untuk mengimpor buah cukup ketat.

Harga jual buah impor seperti apel fuji Rp19.640 per kg, apel fuji premium Rp42.900 per kg, anggur merah (red globe) Rp76.400 per kg, pir khung lie 25.500 per kg, pir xiang lie Rp44.300 per kg, jeruk ponkam Rp26.400 per kg, sunkis navel Rp41.800 per kg, dan jeruk kino pakistan dijual dengan harga Rp30.500 per kg, kata pedagang buah impor itu menambahkan. (Y009)



Pewarta:
Editor: Yudi Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026