
Transaksi BTN Property Expo 2013 capai Rp1 triliun

...Selama pameran berlangsung, transaksi pembelian rumah melalui skim KPR Bank BTN di lokasi pameran mencapai lebih dari Rp1 triliun...
Jakarta (Antara Sumsel) - Minat dan permintaan masyarakat yang tinggi di dalam BTN Property Expo 2013 menghasilkan transaksi yang dicapai dalam pameran tersebut mencapai lebih dari Rp1 triliun.
"Selama pameran berlangsung, transaksi pembelian rumah melalui skim KPR Bank BTN di lokasi pameran mencapai lebih dari Rp1 triliun," kata Direktur Utama BTN Maryono dalam acara penutupan BTN Property Expo 2013 di Jakarta, Minggu.
Menurut Maryono, tercatat sebanyak lebih dari 200 ribu orang, yang menunjukkan peningkatan dibanding jumlah pameran pada dua tahun sebelumnya yang tercatat masing-masing sekitar 72 ribu orang pada 2011 dan 97 ribu orang pada 2012.
Ia juga menuturkan, dari jumlah pengunjung tersebut terdapat sebanyak lebih dari 5.000 konsumen yang langsung melakukan transaksi di tempat lokasi pameran.
"Ini belum termasuk calon konsumen yang dapat diprospek lebih lanjut untuk membeli rumah melalui KPR," kata Maryono.
Selain itu, ujar dia, sekitar 10 persen dari 5.000 lebih konsumen tersebut, adalah mereka yang membeli rumah melalui skim Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Dirut BTN mengemukakan, tanggapan masyarakat terhadap penyelenggaraan BTN Property Expo 2013 menjadi catatan untuk menyelenggarakan even yang sama pada waktu-waktu mendatang dengan model promosi lain yang lebih menarik.
Ia berpendapat, hal tersebut mengindikasikan bahwa kebijakan LTV ("loan to value") yang ditetapkan Bank Indonesia tidak mempengaruhi minat masyarakat untuk membeli rumah melalui skim KPR.
"Kebijakan tersebut tidak berdampak signifikan karena segmen pasar Bank BTN beda. Kami mempunyai segmen pasar yang khusus dengan pengelolaan khusus," katanya.
Bank BTN masih menjadi pasar pembiayaan perumahan di Indonesia dengan penguasaan pangsa pasar total KPR sebesar 25 persen per September 2012.
Sementara untuk segmen KPR subsidi melalui mekanisme FLPP, berdasarkan data Kementerian Perumahan Rakyat, peran BTN sangat dominan karena menguasai hingga 98 persen pangsa pasar.(ANT)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
