
Pemprov inginkan semua desa miliki PAUD

Palembang (ANTARA Sumsel) - Pemprov Sumatera Selatan menginginakan setiap desa memiliki tempat pendidikan anak usia dini, supaya pembinaan generasi penerus semakin terarah.
Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Ade Karyana di Palembang, Rabu mengatakan idealnya setiap desa ada tempat pendidikan anak usia dini PAUD), karena lembaga itu praktis sebagai pengenalan awal pendidikan bagi masyarakat.
"Bila setiap desa memiliki tempat pendidikan usia dini maka kualitas sumber daya manusia akan semakin meningkat," ujar dia.
Memang, kata dia, jumlah keseluruhan tempat pendidikan anak usia dini di Sumsel cukup banyak, namun penyebarannya belum merata karena mayoritas berada di kota.
"Jumlah pendidikan anak usia dini di Sumsel sekarang ini tercatat 2.960 yang terdiri atas TK sebanyak 1.457, Play Group 1.093, tempat penitipan anak (TPA) sebanyak 17, dan selebihnya satuan pendidikan sejenis (SPS)," kata dia.
Lebih lanjut dia mengatakan, supaya pembangunan dan penyebarannya lebih merata pihaknya terus meluncurkan berbagai program.
"Program yang dilaksanakan antara lain membangun pendidikan anak usia dini rintisan di setiap desa," kata dia.
Menurut dia, pendidikan anak usia dini rintisan yang dibangun tersebut, selain mendapatkan bantuan dari Dinas Pendidikan Sumsel, tenaga asuhnya pun berasal dari remaja desa setempat.
"Hal itu bertujuan agar pendidikan anak usia dini tumbuh dengan baik dan juga memberdayakan masyarakat desa," ujar dia.
Mengenai akreditasi pendidikan anak usia dini yang ada sekarang, dia mengatakan memang masih banyak belum terakreditasi atau mencapai 80 persen.
Namun, walaupun belum banyak terakreditasi tetapi pendidikan tersebut sudah terdaftar baik di Diknas Pendidikan provinsi maupun kabupaten dan kota, serta telah mengantongi izin operasional, katanya.(T.U005)
Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
