
Bunda PAUD Palembang dorong guru ciptakan sekolah ramah anak saat MPLS

Palembang (ANTARA) - Bunda PAUD Kota Palembang, Sumatera Selatan, Dewi Sastrani mendorong para guru tenaga pendidik untuk menciptakan sekolah ramah anak, terutama pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru Tahun Ajaran 2026/2027.
"Hal itu dilakukan untuk memastikan proses adaptasi anak di sekolah berjalan dengan humanis dan menyenangkan," kata Dewi Sastrani saat meninjau pelaksanaan MPLS di TK Pembina 2 Palembang, Senin.
Dalam kunjungan tersebut, ia menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak sekolah yang telah mempersiapkan kegiatan MPLS dengan matang.
Menurutnya, fase ini merupakan langkah awal yang krusial bagi anak-anak untuk transisi ke lingkungan belajar yang baru.
Masa pengenalan lingkungan sekolah merupakan langkah awal yang sangat penting dalam membantu anak-anak beradaptasi.
"Ini adalah momentum mereka mengenal guru, teman-teman baru, serta membangun rasa aman, nyaman, dan percaya diri selama berada di sekolah," ujarnya.
Pada tahun ajaran baru ini, TK Pembina 2 Kota Palembang menyambut 178 peserta didik baru dimana kehadiran ratusan anak-anak tersebut bukan sekedar rutinitas tahunan, melainkan sebuah harapan besar bagi masa depan bangsa.
"Kehadiran anak-anak semua merupakan kebahagiaan sekaligus harapan bagi kita untuk melahirkan generasi yang sehat, cerdas, ceria, berkarakter, dan berakhlak mulia," ungkapnya.
Sebagai Bunda PAUD, Dewi Sastrani juga memanfaatkan momentum ini untuk memberikan pesan kuat terkait kenyamanan dan keamanan anak di lingkungan sekolah.
Ia mengajak seluruh elemen mulai dari orang tua, guru, hingga masyarakat untuk berkolaborasi menjaga ruang belajar anak.
"Saya mengajak untuk bersama-sama menciptakan lingkungan belajar yang ramah anak, menyenangkan, aman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun perundungan (bullying)," tegas Dewi.
Dewi menambahkan, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan pondasi utama yang akan menentukan keberhasilan anak pada jenjang pendidikan berikutnya.
Oleh karena itu, sinergi segitiga antara keluarga, sekolah, dan pemerintah menjadi kunci utama dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Dewi berharap, MPLS tahun ini bisa meninggalkan kesan pertama yang membahagiakan, sehingga memicu semangat anak-anak untuk gemar belajar dan datang ke sekolah.
"Semoga rangkaian kegiatan MPLS di seluruh sekolah di Kota Palembang berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat, serta menjadi awal yang baik dalam perjalanan pendidikan anak-anak kita untuk meraih masa depan yang cerah," ujar dia.
Pewarta: Edo Purmana
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
