Logo Header Antaranews Sumsel

Warga rusak kantor wali kota Pagaralam

Minggu, 9 Desember 2012 22:15 WIB
Image Print
Ruangan kantor Wali Kota Pagaralam yang dirusak warga (FOTO Antarasumsel.com/Asnadi)
....Peristiwa ini tidak ada kaitan dengan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Pagaralam, tapi murni kriminal....

Pagaralam (ANTARA Sumsel) - Tiga orang warga diduga melakukan pengrusakan terhadap sejumlah bagian kantor Wali Kota Pagaralam, Sumatera Selatan di komplek perkantoran Gunung Gare,Kecamatan Pagaralam Selatan, Minggu.

Kontributor Antarasumsel.com dari lokasi kejadian Minggu melaporkan, kondisi beberapa bagian kantor wali kota yang mengalami kerusakan cukup parah yaitu pintu kaca depan hancur, rungan sentral CCTV, papan nama, papan foto, rungan bagian tata pemerintahan dan ruangan bagian ekonomi.

Mulai dari pintu masuk hingga ke beberapa ruangan berceceran darah pelaku yang terkena serpihan kaca saat melakukan pengrusakan.

Setelah beberapa jam terjadi pengrusakan polisi dari Polres Kota Pagaralam, berhasil mengamankan tiga orang terduga pelaku yaitu AR warga Talangjawa, Keluarahan Sidorejo, WS warga Keluarahan Besemah Serasan, Kecamatan Pagaralam Selatan dan WJ warga Dusun Talangjengkol, Kelurahan Sekorejo, Kecamatan Pagaralam Utara.

"Memang ada pengrusakan terhadap sejumlah bagian kantor Wali Kota Pagaralam, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 16.30 WIB dan tiga tersangka diduga pelaku sudah diamankan yaitu WS, WJ dan AR," kata Kasat Reskrim Polresta setempat AKP Indarmawan.

Dia mengatakan, pelaku secara tiba-tiba menghancurkan pintu kaca bagian depan kantor wali kota, setelah itu merusak sentral ruang CCTV dengan memutus kabel dan melepas box pengatur alat tersebut termasuk meghancurkan kaca tiga papan nama.

Kemudian, kata dia, pelaku terus masuk kembali menghancurkan satu unit tv di ruangan penjagaan, mengobrak-abrik lemari berkas bagian tata pemerintahan dan merusak kaca ruangan bagian ekonomi pemerinatah.

"Kami masih mendalami motif pelaku pengrusakan termasuk kemungkinan ada aktor intelektual yang mendalanginya," ungkap dia.

Namun demikian, kata dia, peritiwa ini tidak ada kaitan dengan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Pagaralam, akan tetapi murni kriminal.

Belum diketahu apa kerugian dan barang yang rusak serta hilang karena masih dilakukan penyelidikan dan pengusutan, kata dia lagi.

"Saat ini kita masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terhadap sejumlah bagian mengalami kerusakan yang dilakukan ketiga tersangka," ungkap dia.

Sementara itu Kapolres Kota Pagaralam, AKBP Abi Darrin mengatakan, saat ini masih dalam proses pemeriksaan baik TKP dan memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui saat peristiwa ini terjadi.

"Kami masih melakukan pengusutan dan penyelidikan terhadap ketiga pelaku yang terlibat dalam pengrusakan kantor milik pemerintah Kota Pagaralam," ungkap dia.(As)



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026