
BRI salurkan kredit perumahan

....KPR BRI ini baru dikembangkan pada pertengahan tahun karena sejak berdiri memang perusahaan konsentrasi menyalurkan kredit produksi seperti ke industri UMKM....
Palembang (ANTARA Sumsel) - Realisasi penyaluran kredit perumahan di Sumatera Selatan diperkirakan tumbuh sekitar 15 persen, meski terjadi penurunan harga komoditas karet dan sawit, kata Kepala Sentra Kredit Konsumer Kantor Wilayah Bank Rakyat Indonesia Palembang Erizal.
"Karet dan sawit memang menjadi parameter di Sumsel, jika naik maka perekonomian daerah juga terpacu dan begitu pula sebaliknya. Namun, keadaan berbeda akan terjadi pada kredit perumahan karena masyarakat sudah semakin mengerti pentingnya investasi jangka panjang," kata Erizal seusai menghadiri "BRI Kredit Konsumer Expo 2012" di Palembang, Sabtu.
Ia menyatakan, saat ini sebagian besar masyarakat mengambil kredit perumahan bukan sebatas untuk dijadikan tempat tinggal tapi untuk investasi pada masa mendatang.
"Peminat kredit perumahan yang berlokasi di Palembang malahan berasal dari luar kota, seperti Muaraenim, Lahat, Sekayu, dan Kayuagung. Sebagian besar membeli untuk dijadikan tempat tinggal jika menetap di Palembang seperti untuk anak yang bersekolah atau lainnya," ujarnya.
Ia menilai minat masyarakat untuk berinvestasi relatif tidak terpengaruhi penurunan harga sawit dan karet karena pada umumnya berpendapat pelemahan ekonomi itu bersifat sementara.
"Harga sawit dan karet juga anjlok pada 2008 tapi dalam empat bulan sudah bisa recovery, sementara penurunan yang terjadi ini terbilang belum lama sehingga masyarakat masih berani berinvestasi dengan mengeluarkan uang simpanan," katanya.
Optimistis akan keadaan itu, membuat perusahaannya memasang target tinggi pada penyaluran Kredit Perumahan Rakyat (KPR) dan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) pada 2013 dengan Rp27 miliar per bulan. Pihaknya pun berani memasang target Rp25 miliar pada Desember karena telah menggelar dua kali pameran perumahan yang diikuti belasan perusahaan pengembang.
"KPR BRI ini baru dikembangkan pada pertengahan tahun karena sejak berdiri memang perusahaan konsentrasi menyalurkan kredit produksi seperti ke industri UMKM. Jadi pencapaian Rp10 miliar itu dipandang wajar," ujarnya.
Untuk itu, akan dilakukan perubahan strategi pemasaran seperti penambahan karyawan dari 6 orang menjadi 35 orang serta mendirikan Sentra Kredit Konsumer di Kantor Wilayah BRI Palembang.
Sebanyak 12 perusahaan pengembang dan 2 dealer kendaraan bermotor mengikuti BRI Kredit Konsumer Expo 2012, 7-9 Desember 2012. Terdapat dua produk yang ditawarkan yakni KPR dengan uang muka minimal 10 persen, bunga 7,11 (dalam 3 tahun). Sementara untuk KKB mengharuskan uang muka 30 persen, dan bunga 4 persen pada tahun pertama.(Dolly)
Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
