Logo Header Antaranews Sumsel

Masyarakat harapkan polisi berantas begal

Minggu, 7 Oktober 2012 10:21 WIB
Image Print

Waykanan, Lampung (ANTARA Sumsel) - Masyarakat Kabupaten Waykanan, Provinsi Lampung mengharapkan polisi terus bekerja memberantas para pelaku pembegalan demi terciptanya kenyamanan dan keamanan di wilayah tersebut.

"Saat ini jarang pembegalan karena polisi sedang melakukan operasi, namun sesudah itu, bisa saja para begal muncul lagi," kata Sekretaris Kampung Bimasakti, Kecamatan Negeribesar, Budiyono, di Waykanan, Minggu.

Pembegalan yang kerap menimpa masyarakat menurut dia berada di sekitar Kecamatan Bungamayang, Kabupaten Lampung Utara.

"Saya pribadi pernah mengalaminya, karena itu jika mau bepergian jauh saya harus berpikir panjang, jika tidak ya harus membawa teman," ia menjelaskan.

Budiyono mengaku pernah ditodong dengan senjata api di daerah yang ia sebutkan.

"Pelakunya dua orang, dan kejadiannya juga tidak di tempat sepi karena ada bus penumpang juga," ujarnya.

Pelaku tersebut sebelumnya membuntuti Budiyono yang memboncengkan istrinya dengan sepeda motor jenis Honda Win yang memiliki plat merah.

"Setelah itu mereka menyalip dan salah seorang langsung turun sambil menodongkan pistol meminta saya berhenti menyerahkan HP dan surat-surat termasuk sepeda motor," ujar dia.

Perihal keamanan di daerahnya ia mengaku ada Polsek, namun katanya, kejadian yang menimpa dirinya juga sejumlah warga lain terjadi di Kabupaten Lampung Utara dan Tulangbawang yang berjarak sekitar 5 kilometer dari Waykanan.

Oleh sebab itu, ia mengharapkan Kepolisian terus bekerja memberantas para begal bersenjata api.

Kabag Ops Polres Waykanan Kompol Hernyanto MH meminta masyarakat setempat untuk tidak sendirian saat mengendarai sepeda motor di daerah rawan guna menghindari hal tidak diinginkan.(ANT/KR-GTA)



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026