Logo Header Antaranews Sumsel

DPRD melakukan kunjungan kerja ke Polda Sumsel

Jumat, 14 September 2012 21:46 WIB
Image Print
Wakil Ketua DPRD Sumsel HA Djauhari menerima plakat dari Kapolda Sumsel Irjen Pol Dikdik Mulyana Arief Mansur setelah melakukan pertemuan di Palembang, Jumat. (Foto Antarasumsel.com/Susilawati)
....Masalah sengketa lahan ini di Sumsel cukup banyak karena itu harus segera ditangani dan menyelesaikannya secara intensif....

Palembang (ANTARA Sumsel) - Pimpinan dan anggota Komisi I DPRD Sumatera Selatan melakukan
kunjungan kerja ke Polda setempat terkait dengan masalah sengketa lahan di provinsi tersebut.

Kunjungan kerja Komisi I DPRD Sumsel yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Sumsel HA Djauhari itu diterima langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Dikdik Mulyana Arief Mansur dan jajarannya di Palembang, Jumat.

Pada kesempatan itu, HA Djauhari mengharapkan kepada Gubernur Sumsel dan seluruh bupati dapat segera menyelesaikan persoalan sengketa lahan tersebut.

Menurut dia, untuk menyelesaikan masalah sengketa lahan ini pemerintah harus turun tangan dan duduk satu meja guna membicarakannya secara utuh.

"Masalah sengketa lahan ini di Sumsel cukup banyak karena itu harus segera ditangani dan menyelesaikannya secara intensif," katanya.

Ia mengatakan, Kamis (13/9) pihaknya juga baru menerima surat dari masyarakat Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir yang menyatakan anti terhadap kegiatan perkebunan tebu di daerah itu, artinya potensi-potensi ini di Sumsel masih banyak.

Sehubungan dengan hal itu pihaknya berharap unsur utama dari kepolisian harus diajak bersama-sama dalam menangani masalah itu secara elegan, tetapi juga harus tegas sesuai peraturan yang ada.

"Itu harus benar-benar, jangan mundur hanya karena desakan masyarakat yang brutal dan kita mengharapkan ketegasan dari kepolisian," ujarnya.

Ia menilai, dari hasil pertemuan dengan Kapolda sudah banyak berbuat apalagi menyangkut anak buahnya dalam menangani masalah sudah ditangani secara profesional dan secara hukum.

"Saya melihat Polda Sumsel sudah profesional artinya menurunkan tim ke lapangan," katanya.

Selain masalah sengketa lahan, anggota Komisi I DPRD Sumsel juga menanyakan masalah pelaksanaan pemilihan kepala daerah yang akan digelar di beberapa daerah di provinsi tersebut.

Pimpinan dan anggota Komisi I DPRD Sumsel H Yuswar Hidayatullah SIP MAP (Ketua Komisi I), H Ali A Rasyid SH (Wakil Ketua Komisi I), M Arwani Deny SE (Sekretaris Komisi I) dan anggota, Abadi B Darmo SH MH MM, H Sulgani Pakuali SIP, Ir H Bihaqqi Soefyan MM, H Arudji Kartawinata SE, MD Sakim SH MH, Ir H Aswandi Asgaf Serampoe, Drs H Badrullah Daud Kohar, Drs MGS KHA Zaini Husin Umrie dan Dra Hj Nilawati. (adv/sus)



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026