
Jalan lintas Curup - Lubuklinggau rawan

....Walau pun sudah ada pos penjagaan Brimob saat ini pengguna jalan Lintas Curup - Lubuklinggau, masih belum aman....
Rejanglebong (ANTARA Sumsel) - Keamanan di jalan lintas Curup, Kabupaten Rejanglebong, Provinsi Bengkulu menghubungkan Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan, sekarang masih rawan tindak kriminalitas.
"Walau pun sudah ada pos penjagaan Brimob saat ini pengguna jalan Lintas Curup - Lubuklinggau, masih belum aman. Tindak kejahatan berupa perampokkan dan perampasan kendaraan bermotor masih sering terjadi kendati jumlahnya mulai menurun," kata Udin (45) warga Kecamatan Binduriang, Selasa.
Dalam beberapa hari belakangan terhitung sebelum Idul Fitri dan setelah lebaran kata dia, beberapa kasus perampasan kendaraan bermotor masih saja terjadi, walau pun saat ini di daerah itu sudah didirikan dua pospam Brimob.
Kasus perampasan kendaraan bermotor tambah dia, sebelum hingga H+3 lebaran setidaknya terjadi tiga kasus perampasan motor. Kendaraan ini dirampas justru tidak jauh dari Pospam Brimob di antaranya di kawasan Desa Taba Tinggi, Kecamatan Binduriang yang berbatasan dengan Kecamatan Padang Ulak Tanding.
Adanya kasus kejahatan itu sangat disesalkannya, karena dapat merusak citra masyarakat setempat. Untuk itu dia meminta petugas dapat mengusutnya karena diduga pelaku bukan dari Kecamatan Biduriang, dan menjadikan daerah tersebut sebagai lokasi kejahatan, akibatnya daerah ini selalu jelek.
Sementara itu seorang warga Kota Lubuklinggau, Agus (54) mengaku masih takut untuk lewat di jalan Lintas Curup-Lubuklinggau, khususnya di tujuh desa pada Kecamatan Binduriang, karena di daerah itu rawan tindak kejahatan baik penjambretan maupun perampokkan motor.
"Keluarga saya pada hari kedua lebaran ini menjadi salah satu korban perampokkan di wilayah Desa Kepala Curup. Mereka mengancam akan melukai dengan menggunakan senjata tajam kemudian mengambil kendaraan mereka juga mengambil HP dan dompet," katanya.
Untuk itu dia berharap, situasi keamanan di jalan penghubung kedua provinsi tersebut dapat segeran kondusif, sehingga warga dari Kota Lubuklinggau dapat leluasa berkunjung ke Bengkulu atau sebaliknya.
Sementara itu Kabag Ops Polres Rejanglebong, AKP Novi Ari Adrian, membenarkan adanya kasus perampasan kendaraan bermotor yang terjadi di daerah itu dan saat ini kasusnya sedang dalam penyelidikan petugas.(T.KR-NMD/Ant)
Pewarta:
Editor: AWI-SEO&Digital Ads
COPYRIGHT © ANTARA 2026
