Logo Header Antaranews Sumsel

PT Askes salurkan dana CSR

Selasa, 7 Agustus 2012 14:17 WIB
Image Print
Senior Manager PT Askes Cabang Palembang (FOTO Antarasumsel.com/Dolly)
....Pemberian dana CSR dalam acara "buka puasa bersama" itu juga akan disaksikan perwakilan provider perusahaan asuransi kesehatan tersebut yakni direktur rumah sakit, puskesmas, dokter keluarga, dan perwakilan peserta....

Palembang (ANTARA Sumsel) - PT Asuransi Kesehatan akan menyerahkan secara simbolis dana tanggung jawab sosial perusahaan atau "Corporate Social Responsibility" kepada puluhan pengusaha industri kecil di Palembang, Kamis (9/8).

"Selain bantuan berupa kredit lunak bagi Industri Kecil dan Menengah juga diserahkan dana Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) kepada sejumlah pengurus mesjid," kata Senior Manajer PT Askes (Persero) Cabang setempat Handaryo di Palembang, Selasa.

Pemberian dana CSR dalam acara "buka puasa bersama" itu juga akan disaksikan perwakilan provider perusahaan asuransi kesehatan tersebut yakni direktur rumah sakit, puskesmas, dokter keluarga, dan perwakilan peserta.

Dalam Safari Ramadhan, pucuk pimpinan asuransi kesehatan itu akan mendatangkan ratusan anak yatim dari berbagai panti asuhan di Palembang.

"Acara buka bersama ini lebih kepada silaturahmi dengan para mitra kerja perusahaan," ujarnya.

PT Asuransi Kesehatan cabang Palembang yang membawahi lima kabupaten/kota meliputi Palembang, Musi Banyuasin, Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir, dan Banyuasin) mengalokasikan dana tanggung jawab sosial sebesar Rp1 miliar pada tahun 2012 untuk Program Kemitraan Bina Lingkungan dan pengembangan usaha kecil dan menengah.

"Pada semester I, telah menyalurkan sejumlah dana CSR untuk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) berupa bantuan modal kepada pengusaha songket, pengusaha makanan dan minuman. Bantuan berupa kredit lunak dengan kisaran Rp10 juta hingga Rp50 juta," ujarnya.

Penyeleksian penerima dana CSR itu relatif ketat agar dana digunakan sesuai dengan visi dan misi Badan Usaha Milik Negara.

"Usahawan penerima CSR diberikan jangka waktu untuk membayar dengan bunga yang sangat kecil sehingga bantuan demikian terasa. Pada umumnya, setelah menerima bantuan akan mengalami kemajuan, setidaknya terjadi pengembangan usaha," katanya.

Sementara, untuk Program Kemitraan Bina Lingkungan menerapkan konsep hibah yakni berupa peningkatan fisik bangunan, sarana dan prasarana, seperti perbaikan bangunan tempat ibadah, dan perbaikan klinik kesehatan.

"Bantuan untuk PKBL berupa barang untuk meminimalisasi penyalagunaan, selain mudah dalam pelaporan juga akan langsung terasa manfaatnya," ujarnya.(Dolly)



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026