Logo Header Antaranews Sumsel

Dinsos bantu orang terlantar

Senin, 6 Agustus 2012 11:07 WIB
Image Print
Ilustrasi - Orang terlantar mudik lebaran (ANTARA FOTO)
....Orang terlantar yang ditemukan tim tidak diberikan uang tunai secara langsung kepada yang bersangkutan, tetapi dibantu melanjutkan perjalanan dengan naik bus sesuai kota tujuan....

Palembang (ANTARA Sumsel) - Dinas Sosial Sumatera Selatan siap membantu orang terlantar yang mengalami kesulitan melanjutkan perjalanan mudik lebaran ke kampung halamannya.

"Menjelang lebaran biasanya terdapat orang terlantar karena kehilangan uang ketika melakukan perjalanan mudik lebaran, untuk membantu orang-orang tersebut disiapkan tim yang siaga memfasilitasi melanjutkan perjalanannya hingga ke tempat tujuan," kata Kabid Bantuan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Sumsel MS Sumarwan di Palembang, Senin.

Menurut dia, orang terlantar itu biasanya berasal dari daerah transmigrasi sejumlah daerah di Sumsel bahkan ada dari provinsi lain yang akan pulang kampung ke Pulau Jawa, namun ketika akan melanjutkan perjalanan naik bus atau kereta api di Palembang mengalami musibah kehilangan uang karena dicuri atau ditipu bahkan ada yang mengaku dihipnotis.

Akibat kehilangan uang tersebut mereka tidak memiliki ongkos untuk melanjutkan perjalanannya, sehingga perlu dibantu agar bisa pulang kampung berlebaran bersama keluarga, kata dia.

Dia menjelaskan, orang terlantar yang ditemukan tim tidak diberikan uang tunai secara langsung kepada yang bersangkutan, tetapi dibantu melanjutkan perjalanan dengan naik bus sesuai kota tujuan.

"Kita siapkan ongkos tiket bus sesuai kota tujuan dan biaya makan selama dalam perjalanan. Keberangkatannya juga dipastikan dengan diantar oleh anggota tim yang bertugas khusus membantu orang terlantar itu," ujar dia.

Sementara bagi orang terlantar yang belum siap melanjutkan perjalanannya atau menunggu keluarganya menjemput, akan difasilitasi menginap di panti sosial yang semua biayanya ditanggung Dinas Sosial Sumsel, kata dia menambahkan.(Y009)



Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026