
IKM Sumsel terpacu memvariasikan produk

....Disperindag Sumsel berupaya mengembangkan IKM itu untuk memacu peningkatan kesejahteraan serta perbaikan taraf hidup masyarakat....
Palembang (ANTARA Sumsel) - Industri Kecil dan Menengah terpacu memvariasikan produk sebagai dampak positif pelaksanaan SEA Games XXVI di Palembang 2011, kata Kepada Bidang IKM Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumatera Selatan Afrian Joni.
"Selain terjadi perbaikan dari segi kualitas, para pengusaha industri kecil menengah (IKM) juga mendiversifikasikan produk atau membuat dalam berbagai variasi berdasarkan pengalaman memenuhi permintaan konsumen saat SEA Games lalu. Disperindag Sumsel mengamati beberapa industri saat ini sudah bergerak ke arah itu," katanya ketika ditanya dampak SEA Games bagi IKM, di Palembang, Selasa.
Selain melakukan diversifikasi, IKM juga fokus membenahi standarisasi untuk membidik pasar tingkat nasional.
"Meski tidak mudah, aksi nyata dalam pengembangan produk merupakan salah satu upaya menembus pasar di luar daerah oleh IKM," ujarnya.
Ia mengatakan, untuk pasar internasional, harus IKM yang memiliki karateristik kuat sebagai produk khas daerah, seperti kain songket.
Kain khas itu berpotensi untuk globalisasi karena menjadi kekuatan Sumsel mengingat tidak ada daerah lain yang mampu membuat motifnya.
"Industri kecil harus keluar daerah terlebih dahulu untuk membidik pasar nasional, lalu baru bicara tingkat internasional. Sementara ini, kami fokus mendorong IKM non formal bertranformasi menjadi formal, kemudian tahap lanjutannya dengan meraih lebel industri kecil dan akhirnya menjadi industri besar," ujarnya.
Ia mengamati terjadi loncatan cukup signifikan IKM non formal ke formal pasca SEA Games, terutama sejak Pemerintah Provinsi mengembangkan kawasan sentra produksi.
"Contohnya sentra kopi yang dulunya non formal kini rata-rata unit usaha sudah berubah menjadi formal. Para pengusaha terpacu melakukan membuat perizinan usaha karena mendapatkan kemudahan dalam meminjam uang di bank untuk menambah modal atau mendapat bantuan dari bapak angkat," katanya.
Ia menyebutkan dua ribu lebih IKM berkembang di Sumsel yang tersebar dalam berbagai unit usaha, seperti makanan dan minuman serta kerajinan.
Disperindag Sumsel berupaya mengembangkan IKM itu untuk memacu peningkatan kesejahteraan serta perbaikan taraf hidup masyarakat.(Dolly)
Pewarta:
Editor: AWI-SEO&Digital Ads
COPYRIGHT © ANTARA 2026
