
Tantangan sarjana semakin berat

....Kecakapan dan kemampuan yang dimiliki diharapkan dapat memberikan kontribusi besar bagi kepentingan umum dan bukan mendahulukan kepentingan pribadi....
Palembang (ANTARA Sumsel) - Tantangan para sarjana sekarang ini semakin berat, karena akan bersaing dengan tenaga kerja asing yang kualitasnya tidak diragukan lagi, kata Wakil Gubernur Sumatera Selatan H Eddy Yusuf.
Oleh karena itu seluruh jajaran dunia pendidikan untuk terus meningkatkan mutu terutama dalam era globalisasi sekarang ini, kata wagub saat berbicara di hadapan para wisudawan sarjana Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Candradimuka Palembang, Senin.
Sarjana Stisipol yang dilantik sebanyak 419 orang yang terdiri atas 321 program Magister Administrasi Publik dan selebihnya S1.
Lebih lanjut dia mengatakan, lembaga pendidikan tinggi di daerah ini harus mampu mengembangkan pendidikan yang berorientasi pada standar kompetisi nasional dan internasional.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, pergeseran pada sektor lapangan kerja, dan tuntutan baru di bidang penguasaan kompetensi harus dapat diantisipasi secara cermat dan akurat.
Bahkan, peluang dan tantangan kerja di tingkat lokal, domestik dan internasional harus diidentifikasi dan dijadikan rujukan dalam memilih program yang akan dilaksanakan.
Selain itu jaringan kerja dengan dunia industri, asosiasi profesi dan lembaga sertifikasi internasional, serta lembaga lainnya harus diperluas seta diperkuat.
Hal tersebut menjadi sangat penting dalam mengembangkan program yang berbasis pada kompetensi dan kebutuhan pasar.
Oleh karena itu profesionalisme menjadi syarat mutlak untuk dapat mengembangkan program dan kegiatan yang berkualitas.
Hal ini karena sekarang ini masyarakat dan dunia kerja semakin menuntut kualitas sehingga itu harus dilakukan secara terus menerus.
Ketua Stisipol Candradimuka Palembang Hj Lishapsari Prihartini mengatakan, tamatan sekolah tinggi tersebut agar tetap memiliki semangat juang yang tinggi, serta profesionalitas kerja untuk mengarahkan kehidupan lebih baik.
Kecakapan dan kemampuan yang dimiliki diharapkan dapat memberikan kontribusi besar bagi kepentingan umum dan bukan mendahulukan kepentingan pribadi.
Sementara dalam upaya meningkatkan kualitas tamatan pihaknya terus melakukan pengembangan antara lain memberikan fasilitas pendukung belajar mengajar serta tempat praktek yang lengkap, kata dia.
Memang, kehidupan sekarang ini cukup memprihatinkan, persoalan hukum, kemiskinan yang begitu kompleks dan itu harus menjadi perhatian bersama, katanya mengingatkan.(U005)
Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
