
Listrik prabayar diminati masyarakat Sumsel

....Listrik prabayar mulai diminati namun jumlahnya masih relatif kecil. Berdasarkan data hingga 12 Juli 2012 terdapat 44.962 pelanggan....
Palembang (ANTARA Sumsel) - Listrik prabayar atau listrik pintar yang dikenalkan PT PLN pada 2010 lalu kini mulai diminati masyarakat di 15 kabupaten/kota Sumatera Selatan.
"Listrik prabayar mulai diminati namun jumlahnya masih relatif kecil. Berdasarkan data hingga 12 Juli 2012 terdapat 44.962 pelanggan," kata Deputi Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PLN Wilayah Sumsel, Jambi dan Bengkulu (S2JB) Slamet DS di Palembang, Kamis.
Pelanggan listrik prabayar terbanyak di Palembang mencapai 16.588 sambungan, kemudian Kabupaten Lintang Empat Lawang 3.183 sambungan dan Kota Lubuk Linggau 2.419 sambungan, kata dia.
Menurut Slamet, untuk meningkatkan jumlah pelanggan listrik prabayar, pihaknya akan terus mengenalkan kepada masyarakat tentang produk layanan yang tergolong baru itu serta keunggulannya dibandingkan dengan layanan listrik pascabayar.
Listrik prabayar atau listrik pintar merupakan cara baru dalam pelayanan penyaluran tenaga listrik PLN sehingga pelanggan dapat mengelola dan mengendalikan sendiri atas pemakaian energi sesuai kebutuhan dan kemampuan.
Perbandingan sistem prabayar dengan pascabayar antara lain, listrik prabayar tanpa biaya beban, tanpa batas rekening minimum, pembayaran sebelum pemakaian energi listrik, menggunakan KWH meter khusus prabayar yang dilengkapi software dan keypad untuk memasukkan serta menyimpan KWH deposit (stroom).
Sedangkan listrik pascabayar ada biaya beban, dibatasi dengan rekening minimum (40 jam nyala), pembayaran sesudah pemakaian energi listrik, menggunakan KWH meter konvensional yang tidak dapat menyimpan KWH deposit.
Selain terus mengenalkan produk tersebut, pihaknya saat ini memberikan kesempatan kepada pelanggan lama untuk melakukan migrasi atau pindah ke listrik prabayar secara gratis.
Cara migrasi pelanggan reguler ke prabayar, cukup datang ke unit PLN terdekat, membawa salinan KTP dan bukti lunas tagihan rekening terakhir, serta membayar stroom awal minimal Rp5000.
Sementara bagi pelanggan baru dikenakan biaya pemasangan listrik prabayar sebesar Rp337.500,- untuk daya 450 VA, kemudian daya 900 VA Rp675.000 - 1300 VA Rp975.000 - dan daya 2200 VA Rp1.650.000,-.
Biaya pemasangan itu tidak ada perbedaan untuk rumah tangga, bisnis dan sosial sebagaimana diterapkan dalam pemasangan listrik pascabayar, kata Deputi Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PLN Wilayah S2JB menambahkan. (Y009)
Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
