
Bangka Belitung penyelenggara IMT-GT ke-5

....Pertemuan IMT-GT akan memberi masukan dan memperluas kerja sama antarnegara ASEAN, sehingga dapat memajukan kepariwisataan di ketiga negara....
Pangkalan Baru, Bangka Tengah (ANTARA Sumsel) - Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadi tempat penyelenggara pertemuan kerja sama subregional Indonesia, Malaysia dan Thailand ke-5 tentang kepariwisataan.
Indonesia Malaysia Thailand-Growth Triangle (IMT-GT) "Working Group Meeting on Tourism'' dilaksanakan di Pangkalan Baru, Bangka Tengah, 12-13 Juli.
"Agenda utama pertemuan ini adalah untuk merumuskan program unggulan kerja sama pariwisata yakni mengembangkan jalur tematik pariwisata dengan konsekuensi logis atas destinasi dan situs-situs kepariwisataan," kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Kebudayaan dan Pariwisata Kemenbudpar, I Gde Pitana di Pangkalan Baru, Bangka Tengah, Kamis.
Selain itu, I Gde Pitana yang juga merupakan ketua MIT-GT menjelaskan dalam rapat kerja tersebut juga akan dilakukan tukar informasi mengenai kebijakan dan manajemen kepariwisataan di wilayah masing-masing.
"Antara lain, kita nanti akan membicarakan bagaimana mengembangkan medical tourism di Bangka Belitung dengan sharing information dari Malaysia dan Thailand yang lebih sukses dengan hal tersebut," kata dia.
I Gde Pitana menjelaskan, rapat kerja tersebut juga membicarakan peluang kerja sama antaruniversitas di tiga negara, terutama yang ada di daerah perbatasan.
"Dengan begitu, nanti diharapkan akan ada komunikasi di antara universitas dalam membangun negeri," kata dia.
Sementara, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Eko Maulana Ali berharap pertemuan tersebut dapat membawa perkembangan positif bagi kepariwisataan Bangka Belitung.
"Bangka Belitung sudah lama dikenal sebagai daerah pertambangan timah yang pemulihan lahannya akan sangat lama sekali jika akan dikembalikan ke sektor agrikultur, oleh sebab itu kami telah memilih pariwisata sebagai alternatif pascatambang," kata dia.
Dengan demikian, Eko menambahkan, pertemuan IMT-GT akan memberi masukan dan memperluas kerja sama antarnegara ASEAN sehingga dapat memajukan kepariwisataan di ketiga negara.
Acara dihadiri Sekretaris Jenderal Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, delegasi dari Malaysia dan Thailand, serta 10 kepala dinas pariwisata di seluruh Sumatera.
IMT-GT adalah inisiatif kerja sama subregional yang dibentuk pada 1993 oleh Pemerintah Indonesia, Malaysia dan Thailand untuk mempercepat transformasi ekonomi di provinsi yang kurang berkembang.
Kerja sama tersebut bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah perbatasan negara-negara IMT-GT.
Wilayah Indonesia yang menjadi bagian dari kerja sama IMT-GT adalah provinsi-provinsi di Sumatera yakni Aceh, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Jambi, Lampung, Sumatera Selatan, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.(Ant)
Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
