
Pemkab diminta laporkan stok daging jelang Ramadhan

....Pemerintah kabupaten dan kota hendaknya segera melaporkan berapa stok dan kebutuhan daging, sehingga tidak terjadi kenaikan harga tinggi memberatkan warga kurang mampu....
Pangkalpinang (ANTARA Sumsel) - Pemerintah kabupaten dan kota di Provinsi Bangka Belitung diminta segera melaporkan stok daging, untuk mengantisipasi kenaikan harga menjelang puasa Ramadhan dan Idul Fitri 1433 Hijriyah.
"Sampai saat ini, kami belum menerima laporan stok dan kebutuhan daging sapi dan ayam yang ada di tiap daerah kabupaten/kota untuk memenuhi kebutuhan hari besar keagamaan umat Islam tersebut," ujar Kasi Produksi Peternakan, Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Provinsi Bangka Belitung Gusva Yetti, di Pangkalpinang, Rabu.
Ia mengatakan, data stok daging dari Pemerintah Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Belitung, Belitung Timur dan Kota Pangkalpinang ini penting agar ketersediaan daging di masyarakat tercukupi karena diperkirakan mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
"Laporan stok daging dari pemerintah kabupaten/kota ini akan dijadikan bahan acuan dan analisa untuk menekan kenaikan harga daging yang tinggi, karena Bangka Belitung bukan daerah penyedia daging seiring hasil peternakan di daerah itu masih kurang," ujarnya.
Ia menjelaskan, selama ini hampir 90 persen konsumsi daging sapi dan ayam masyarakat dipasok dari Pulau Jawa dan Sumatera, sehingga harga daging di pasaran tinggi, apalagi menyambut hari-hari besar keagamaan.
"Untuk mengantisipasi kenaikan harga daging ini cukup sulit, berbeda dengan penyediaan beras yang apabila terjadi kenaikan bisa dilakukan operasi pasar, pasar murah dan lainnya," ujarnya.
Menurut dia, populasi ternak sapi yang ada sekarang masih tahap pengembangan dan belum bisa dipotong untuk memenuhi konsumsi masyarakat.
Berdasarkan hasil sensus peternakan sapi pada Juni 2012, jumlah ternak sapi mencapai 8.683 ekor dengan rincian populasi ternak di Kabupaten Bangka sebanyak 867 ekor, Belitung 1.377 ekor, Bangka Barat 929 ekor, Bangka Tengah 1.494 ekor, Bangka Selatan 999 ekor, Belitung Timur 1.344 ekor dan populasi ternak sapi di Kota Pangkalpinang 1.673 ekor.
Sementara itu, populasi ternak kerbau sebanyak 269 ekor dengan rincian Kabupaten Bangka sebanyak 70 ekor, Belitung 6 ekor, Bangka Barat 15 ekor, Bangka Tengah 29 ekor, Bangka Selatan 5 ekor, Belitung Timur 120 ekor dan Kota Pangkalpinang 30 ekor.
"Kami mengharapkan pemerintah kabupaten/kota untuk segera melaporkan berapa stok dan kebutuhan daging, agar tidak terjadi kenaikan harga tinggi yang memberatkan ekonomi masyarakat kurang mampu," ujarnya.(Ant)
Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
