
Helmi pimpin APTISI Sumsel

...Helmi meraih 19 suara dari total 37 suara pemilih atau unggul satu suara dari Rektor Universitas Muhammadiyah...
Palembang (ANTARA Sumsel) - Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Mulia Darma Pratama, H M Helmi SE MSi, terpilih memimpin Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia Sumatera Selatan-Bangka Belitung periode 2012-2016 pada Musyawarah Wilayah, di Palembang, Senin.
Helmi meraih 19 suara dari total 37 suara pemilih atau unggul satu suara dari H M Idris SE MSi (Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang).
Berdasarkan hasil musyawarah itu, Helmi menggantikan posisi Ketua APTISI sebelumnya, Prof Bochari Rachman (Rektor Universitas Bina Darma Palembang) yang telah memimpin selama dua periode.
Musyawarah itu dihadiri Ketua APTISI Pusat, Prof Dr Edy Suandi Hamid, dan Sekretaris Jendral APTISI Pusat, Prof Suyatno, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, dan sejumlah rektor serta direktur dan ketua berbagai perguruan tinggi swasta (PTS) di wilayah Sumsel-Babel.
Ketua APTISI Pusat Edy Suandi Hamid mengatakan, pengurus APTISI Sumsel-Babel terpilih mempunyai pekerjaan rumah, yakni mendorong semua program studi di PTS terakreditasi, paling lambat tahun 2013.
"Dirjen Pendidikan Tinggi sudah memberikan toleransi bagi PTS untuk mengejar akreditasi hingga 16 Mei 2013. Ini menjadi tugas APTISI untuk mendorongnya," kata dia.
Selain mendorong akreditasi program studi, dia berharap ketua APTISI yang baru ini, juga dapat mengayomi dan memperhatikan PTS berskala kecil di daerahnya.
"Harus ada pemerataan PTS di wilayah koordinasi masing-masing, selain itu APTISI harus kritis dan peduli dengan masalah di sekelilingnya, tidak harus mengurus pendidikan saja," ujar dia lagi.
Ketua APTISI Sumsel-Babel terpilih, H M Helmi mengaku, tidak mengira mendapatkan kepercayaan menjadi ketua APTISI wilayah Sumsel hingga Babel.
"Saya akan membantu PTS yang kesulitan mengajukan akreditasi, dan bersama-sama anggota lainnya meningkatkan SDM pendidikan tinggi yang berkualitas," ujar dia.
Keberadaan APTISI ini, diharapkan dapat membantu pemerintah menyediakan daya tampung bagi mereka yang akan melanjutkan pendidikan tinggi, kata dia pula. (ANT/pso-039)
Pewarta:
Editor: Yudi Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
