Logo Header Antaranews Sumsel

BKKBN Sumsel kekurangan penyuluh

Senin, 21 Mei 2012 16:37 WIB
Image Print
Logo BKKBN (FOTO antarasumsel.com/12)
...Sejak otonomi daerah petugas penyuluh KB banyak pindah sehingga pihaknya kekurangan tenaga...

Palembang (ANTARA Sumsel) - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Sumatera Selatan sekarang ini masih kekurangan tenaga penyuluh, karena petugas yang lama banyak pindah tugas.

Sejak otonomi daerah petugas penyuluh keluarga berencana (KB) banyak pindah sehingga pihaknya kekurangan tenaga, kata Kepala BKKBN Sumsel, Sri Rahayu kepada wartawan di Palembang, Senin.

Ketika ditanya tentang jumlah penyuluh KB sekarang ini, dia mengatakan, hanya 787 orang, sehingga tidak sebanding dengan desa yang ada di provinsi itu.

Data Antara yang dihimpun di Pemprov Sumsel, hingga saat ini jumlah desa di provinsi itu mencapai 2.457 desa ditambah 311 kelurahan berada dalam wilayah 155 kecamatan dan 11 kabupaten serta empat kota.

Seharusnya setiap desa memiliki seorang tenaga penyuluh agar program KB berjalan maksimal, namun kondisi sekarang ini belum terpenuhi.

Sehubungan itu, pihaknya terus melaksanakan koordinasi dengan Menteri Negara PAN untuk meminta tambahan tenaga penyuluh.

Selain itu, upaya mengatasi kekurangan tenaga penyuluh, pihaknya memberdayakan kader atau ibu rumah tangga di desa-desa untuk membantu mensosialisasikan program KB.

Tenaga penyuluh cukup penting agar minat masyarakat untuk mengikuti program KB terus bertambah, serta program nasional itu dapat berjalan sukses.

Memang, kata dia, sekarang ini peserta KB banyak peminat program suntikan karena memandang itu lebih efektif.

Dalam menyukseskan program KB, BKKBN juga melaksanakan kerja sama dengan Kodam II/Sriwijaya, katanya.
(ANT-U005)



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026