Logo Header Antaranews Sumsel

DPRD Sumsel segera panggil Direksi PT KA

Senin, 20 Februari 2012 21:18 WIB
Image Print
Gedung wakil rakyat Sumatera Selatan di kawasan Kampus POM IX Palembang. (FOTO ANTARA/Yudi Abdullah/11)

Palembang, (ANTARA News) - Komisi IV DPRD Sumatera Selatan berencana segera memanggil Direksi PT Kereta Api terkait kecelakaan Kereta api Babaranjang di Km 336.90 antara stasiun Niru Penimbur, Kecamatan Rambang Dangku, Kabupaten Muaraenim, Minggu (19/2).

Anggota Komisi IV DPRD Sumsel H Dharmadi Djufri menyampaikan hal itu ketika diminta tanggapannya mengenai tabrakan kereta api angkutan batu bara rangkaian panjang (babaranjang) yang menewaskan empat karyawan PT KAI tersebut di Palembang, Senin.

Menurut dia, rencana pemanggilan direksi PT KAI itu akan dibicarakan dahulu di tingkatan komisi IV DPRD Sumsel.

Ia menyatakan, sebelum kejadian tabrakan dua KA Babaranjang itu, pihaknya belum ada rencana memanggil PT KAI, tetapi setelah kejadian tersebut, pemanggilan dianggap sangat diperlukan.

"Kejadian itu menjadi momentum bagi kita, agar lebih perhatian lagi terhadap infrastruktur yang dimiliki PT KAI, selama ini memang komisi IV belum pernah membahas bidang perkeretaapian," ujar dia.

Ia mengaku prihatin terjadinya kecelakaan dua kereta api Babaranjang tersebut, apalagi kejadian itu menimbulkan korban jiwa.

Ia berharap, kejadian ini dapat menjadi perhatian semua pihak agar tidak terulang di masa mendatang.

"Tabrakan sesama kereta api Babaranjang itu patut kita sesalkan, harusnya PT KAI dapat mengantisipasi kejadian ini," tutur dia.

Wakil rakyat itu juga mengaku, prihatin dengan kondisi perkeretaapian di Indonesia sekarang ini dimana masih banyak infrastrukturnya yang perlu dibenahi.

Infrastruktur seperti rel, gerbong, dan stasiun milik PT KAI, kondisinya sekarang ini banyak yang memprihatinkan, bahkan banyak anggapan, kondisi kereta api di Indonesia tidak banyak peningkatan, demikian wakil rakyat.

Tabrakan dua kereta api batu bara rangkaian panjang terjadi antara Stasiun Niru-Penimur, Kabupaten Muaraenim, Sumsel, Minggu pukul 05.50 WIB, mengakibatkan empat orang korban meninggal dunia dan jenazahnya setelah beberapa saat dari kejadian sudah dievakuasi.

Keempat korban tewas yang tubuhnya hangus terbakar yakni Jazwir (49) dan Sunaidi (45) keduanya masinis, serta dua asisten masinis yakni Ranggi (21) dan Sajidin (30).

Akibat tabrakan kereta api babaranjang dari arah Lampung dan KA batu bara Sukacinta dari Stasiun Lahat tujuan Kertapati di perlintasan antara Stasiun Niru-Penimur itu, selain empat korban tewas dua orang lagi mengalami luka-luka yakni Adi Irawan dan Novi Afrizal. (ANT-SUS)



Pewarta:
Editor: Yudi Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026