
DPRD Sumsel setujui Rancangan APBD 2012

...Persetujuan dewan itu diputuskan pada rapat paripurna XXV laporan hasil penelitian dan pembahasan komisi-komisi terhadap RAPBD tahun 2012...
Palembang, (ANTARA News) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Selatan menyetujui rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2012, setelah melakukan pembahasan.
Persetujuan dewan itu diputuskan pada rapat paripurna XXV laporan hasil penelitian dan pembahasan komisi-komisi terhadap RAPBD tahun 2012 yang dipimpin Ketua DPRD Sumsel, Wasista Bambang Utoyo dan juga dihadiri Gubernur, H Alex Noerdin di Palembang, Rabu.
Juru Bicara Komisi I DPRD Sumsel,H Slamet Somosentono mengatakan, setelah melakukan penelitian dan pembahasan terhadap RAPBD tahun 2012, maka komisi itu dapat menerima dan memahami sesuai dengan laporan penelitian dan pembahasan yang dilakukan komisi tersebut.
Ia menyatakan, Komisi I DPRD Sumsel meminta kepada pemprov setempat, melalui Biro Pemerintah Setda Provinsi Sumsel untuk menyampaikan progress realisasi anggaran yang dialokasikan pada kegiatan ganti rugi lahan di Jakabaring.
Komisi I juga meminta melalui Biro Pemerintahan dan Biro Keuangan dan Aset Daerah Setda Provinsi Sumsel secara senergis untuk melakukan pengawasan, serta pengamanan terhadap aset-aset Pemprov Sumsel di Jakabaring, katanya.
Sementara itu Juru Bicara Komisi II DPRD Sumsel, H Zulqarnain Ibrahim mengatakan, terhadap RAPBD Sumsel tahun 2012 setelah melakukan penelitian dan pembahasan, khususnya berkaitan dengan bidang tugas Komisi II maka komisi itu dapat memahami dan disahkan menjadi peraturan daerah.
Khusus SKPD-SKPD yang programnya bersentuhan langsung dengan masyarakat, Komisi II meminta agar semua program dilaksanakan dengan tepat sasaran, tepat waktu dan tepat lokasi, termasuk mengakomodir usulan-usulan warga disampaikan melalui anggota DPRD Sumsel, ujar dia.
Juru Bicara Komisi III DPRD Sumsel, H Hasbullah Akib mengatakan, pendapatan asli daerah yang merupakan pajak daerah sebesar Rp1,7 triliun, kemudian total pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp4,9 triliun atau naik sekitar 31,37 persen.
Selanjutnya total belanja daerah sebesar Rp4,7 triliun atau naik sekitar 16,30 persen, sedangkan penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp213,2 miliar dan pengeluaran pembiayaan daerah Rp409,9 miliar atau naik sekitar 468,24 persen, papar dia.
Setelah dilaksanakan penelitian, pembahasan dan koordinasi secara intensif bersama mitra kerja terkait Komisi III DPRD Sumsel dapat memahami dengan segala perubahan, pergeseran, perbaikan dan penyempurnaan sesuai dengan bidang lingkup kerja Komisi III, kata dia.
Sementara terkait dengan dana cadangan sebesar Rp324,9 miliar untuk pembayaran utang arena pertandingan SEA Games XXVI beberapa waktu lalu juga dibahas dan masing-masing fraksi memberikan pendapat, ada yang menyetujui dan ada pula belum sependapat mengalokasikan dana itu dalam APBD Sumsel tahun 2012.
Sementara itu, hasil pembahasan Komisi IV dan Komisi V DPRD Sumsel maka komisi tersebut sependapat dapat memahami dan menerima Raperda tentang RAPBD Sumsel tahun 2012 dengan perubahan, pergeseran, perbaikan dan penyempurnaan sesuai dengan lingkup kerja, kata juru bicara Komisi IV, Hj Nurwati Wahab dan Komisi V Hj Rogayati Baidjuri.
Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin mengatakan, hasil pembahasan dan penelitian komisi-komisi mengemukakan beberapa saran dan koreksi yang telah disampaikan pada rapat paripurna itu, akan menjadi catatan tersendiri bagi mereka untuk dijadikan sebagai pedoman dalam penyempurnaan pelaksanaan program/kegiatan dalam APBD tahun 2012.
Pendapatan daerah Sumsel sebesar Rp4,9 triliun, kemudian belanja daerah Rp4,7 triliun sehingga surplus sebesar Rp196,6 miliar, kata Gubernur Sumsel.
Mereka menyadari sepenuhnya bahwa masih terdapat perbedaan pendapat, dalam menyikapi kebijakan yang diwujudkan dalam RAPBD tahun 2012.
"Kami sangat menghargai perbedaan tersebut, dan itu merupakan bentuk kepedulian yang nyata dan tanggung jawab anggota dewan terhadap pembangunan di Sumsel," ujar dia. (ANT/KR-SUS)
Pewarta:
Editor: Yudi Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
