Logo Header Antaranews Sumsel

Pelabuhan Tanjung Api-api Sumsel segera diresmikan

Senin, 12 Desember 2011 18:57 WIB
Image Print
Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Boom Baru Palembang berjalan lancar, seiring kebijakan PT.Pelindo II mengoperasikan pelabuhan tersebut selama 24 jam non stop. (FOTO ANTARA/Yudi Abdullah/11)
...Tanjung Api-Api akan dijadikan pelabuhan samudera, sehingga cukup mendukung bila pelabuhan penyeberangan juga berada di sana...

Palembang, (ANTARA News) - Pelabuhan penyeberangan Tanjung Api-Api di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan - Bangka Belitung segera diresmikan pemakaiannya pada akhir Januari 2012.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumsel, H Sarimuda di Palembang, Senin mengatakan, memang pelabuhan penyeberangan itu akan diresmikan pemakaiannya akhir Januari mendatang.

Dikatakannya, pelabuhan laut tersebut untuk sementara akan dijadikan tempat penyeberangan kapal pengangkut barang, yang sebelumnya di pelabuhan 35 Palembang.

Sementara kapal cepat masih di pelabuhan Boom Baru Palembang dan pemindahannya akan dilaksanakan setelah beberapa bulan kemudian, katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, pemindahan pelabuhan kapal pengangkut barang di 35 Ilir Palembang itu, karena lokasinya tidak mendukung lagi berada di wilayah kota sehingga mobil menuju ke sana sering macet.

Selain itu, kata dia, untuk mempercepat perjalanan dari Sumsel menuju Bangka Belitung.

Menurut dia, selama ini perjalanan kapal barang dari pelabuhan 35 Ilir menuju Bangka mencapai 9 jam, tetapi melalui Tanjung Api-Api hanya 4 jam.

Oleh karena itu, pihaknya memindahkan pelabuhan penyeberangan tersebut supaya lebih efektif dan efisien, kata dia pula.

Selain itu kawasan Tanjung Api-Api akan dijadikan pelabuhan samudera, sehingga cukup mendukung bila pelabuhan penyeberangan juga berada di sana, ujar dia lagi.

Ketika ditanya tentang sarana transportasi menuju ke pelabuhan penyeberangan Tanjung Api-Api yang berjarak hampir 90 km dari pusat Kota Palembang itu, dia mengatakan, sudah ada termasuk kendaraan umum yang didukung dengan fasilitas jalam memadai.

Ia berharap, kehadiran pelabuhan tersebut akan dapat meningkatkan kapasitas produksi hasil tambang seperti batu bara dan minyak bumi serta produk minyak sawit mentah (CPO).

Batu bara saja di Sumsel memiliki potensi cukup besar dengan cadangan mencapai 22,24 miliar ton, sementara produksi sekarang ini

melalui perusahaan PTBA baru rata-rata kisaran 10 juta hingga 12 juta ton per tahun. (ANT-U005)



Pewarta:
Editor: Yudi Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026