
Honor badut Modo Modi belum dibayar

Palembang, (ANTARA News) - Honor badut Modo Modi yang biasanya meramaikan arena sepak takraw belum dibayar, akibatnya Rabu (16/11) kemarin, sepasang maskot SEA Games XXVI mogok kerja.
Salah seorang badut, di Palembang, Kamis, mengaku sejak awal bekerja belum mendapatkan honor padahal dijanjikan Rp100 ribu per hari.
Karena itu, sejak Rabu kemarin puluhan badut mogok sampai mendapatkan kepastian honor akan dibayar, kata dia.
Menurut dia, mereka sejak pembukaan sudah berada di arena pertandingan dan sejumlah kawasan lain di Jakabaring Sport City, tetapi sampai hari ketujuh belum mendapat bayaran.
Panitia menjanjikan Kamis ini akan dibayar honornya, dengan hitungan Rp100 ribu per hari, ujar dia.
Ia mengatakan, bekerja menjadi badut Modo Modi dipilih, karena ingin mendapatkan penghasilan lumayan saat SEA Games XXVI berlangsung di Palembang, 11-22 November 2011.
Namun, sampai batas yang belum dipastikan, informasi pembayaran honor belum ada kejelasannya, kata dia lagi.
Hal senada juga diungkapkan, panitia sepak takraw, Ketua I PSTI Sumsel Khairul Zaini, lemahnya koordinasi antar panitia membuat banyaknya masalah yang timbul sebelum maupun saatnya berlangsung pertandingan.
"Kami mendengar langsung bahwa kepanitiaan sepak takraw paling kacau, tetapi tidak bisa berbuat apa-apa," ujar dia.
Dia menambahkan, berbagai persoalan mulai dari pembayaran honor panitia yang tidak jelas, sampai dengan koordinasi antar panitia pun cenderung tidak berjalan dengan baik.
Komunikasi antara panitia dari pengurus besar dan pengprov juga tidak jelas, apalagi di arena pertandingan terdapat berlapis-lapis panitia yang jumlahnya mencapai 200 orang, kata dia lagi.
Khairul menjelaskan, wajar saja kalau banyak komplain dari berbagai pihak termasuk wartawan karena mereka juga posisinya dalam kondisi bingung.
Sedangkan aparat keamanan juga menerapkan sistem pengamanan yang luar biasa ketat, ujar dia. (ANT-037)
Pewarta:
Editor: Yudi Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
