OKU Selatan (ANTARA) - Petani di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan, melaksanakan panen raya jagung dengan hasil sebanyak 30 ton untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.
Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang di Muaradua, Kabupaten OKU Selatan, Minggu, menyampaikan bahwa Provinsi Sumatera Selatan memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor pertanian, khususnya komoditas jagung.
Ia menilai keberhasilan panen raya yang dipusatkan di Desa Bumi Agung Jaya, Kecamatan Buay Rawan, Kabupaten OKU Selatan ini menjadi bukti nyata semangat para petani di daerah setempat dalam mendukung program swasembada pangan nasional.
“Panen raya jagung ini menjadi bukti nyata semangat petani di OKU Selatan dan dukungan pemerintah dalam meningkatkan produksi pertanian,” ujarnya.
Menurut dia, kondisi geografis dan sumber daya alam Sumsel sangat mendukung pengembangan sektor pertanian, termasuk tanaman jagung.
Ditambah dengan dukungan teknologi dan alat mesin pertanian modern, produktivitas pertanian di Sumsel diyakini terus meningkat.
Berdasarkan data, kata dia, produksi kumulatif jagung di Sumsel pada periode Januari hingga Juni 2026 tercatat sekitar 124.901 ton jagung pipilan kering kadar air atau meningkat 14 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.
"Kabupaten OKU Selatan menjadi daerah dengan produktivitas tertinggi di Sumsel, yakni mencapai 70,52 kuintal per hektare," ujarnya.
Sementara, Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program prioritas pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Menurut dia, seluruh jajaran kepolisian di daerah akan terus mendampingi masyarakat dan kelompok tani untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Sumatera Selatan.
“Kami akan terus hadir mendampingi petani agar target produksi pangan dapat tercapai,” ujar Sandi Nugroho.